Jual Velg Mobil Murah

Foto: https://ntmcpolri.info/

GARDUOTO – Tingkah laku pengendara sepeda motor memang begitu. Salah satu yang viral adalah seorang wanita yang mengendarai sepeda motor matic memamerkan celana dalamnya di jalanan.

Hal tersebut membuat polisi memburu pelaku untuk mengambil tindakan.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ari Setyawan mengatakan kejadian tersebut terjadi di Magelang. Penyidik ​​telah mengidentifikasi masalah untuk merumuskan kasus tersebut.

Selain itu, telah mengidentifikasi pelat nomor kendaraan yang digunakannya.

Sedangkan hasil penyidikan atas kejadian di Kota Magelang. Kasusnya masih dalam penyelidikan, diketahui plat nomor kendaraan yang digunakan. Kemudian mengenai peredaran video tersebut tergolong pornografi, katanya Rabu (16/2). / 09).

Video berdurasi 19 detik tersebut memperlihatkan seorang pengendara motor matic memamerkan celana dalamnya (celdam). Pengendara dengan rambut sebahu itu memakai baju lengan panjang abu-abu dan memakai helm.

Saat mengendarai motor, pengendara ini memamerkan celdamnya. Kemudian tangan kiri mengangkat rok mini untuk menutupi celdam yang dipamerkan.

Sopir yang memamerkan celdamnya berjalan di jalan beraspal dengan pemandangan sawah.

Usai viral, akun Instagram Polda Sumsel pun memposting video dengan caption NOT TO IMITATE. Postingan hingga Rabu (16/09) pukul 15.00 WIB ini telah ditonton 27.156 orang dan 166 komentar.

Masih di akun Instagram Polda Sumatera Selatan, sebuah kendaraan berpelat nomor AA 3889 JA juga terpampang dengan caption “Ayo Mba Ida, klarifikasi video viral kamu agar netizen tidak salah paham dan tidak ada yang akan mengikuti jejak kamu melayani. ".

Postingan ini telah dilihat 33.588 orang dan 127 komentar diberikan oleh nitizen.

Hebatnya lagi, repost yang dibuat oleh akun Instagram lambe_turah tersebut bahkan sudah ditonton 1.653.455 orang. Selain itu, 5.150 komentar dari netizen dengan beragam penayangan di video tersebut pun membanjiri.

Kapolres pun mengaku harus memilah-milah siapa yang menyebarkan video ini. Kemudian motifnya juga perlu.

Nah, itu sebabnya tadi saya katakan itu dirumuskan. Siapa yang akan ditentukan, siapa yang melakukannya. Tahapannya bertahap, ada proses, penyidikan dulu, juga untuk mengetahui apakah ini peristiwa pidana atau Tidak. Begitu kejadian pidana, tahap selanjutnya adalah siapa pelakunya, ”ujarnya.[Go/RES]

Leave a Reply