Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA- Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar (truk) yang kelebihan muatan marak terjadi dalam beberapa hari terakhir. Setelah serangkaian kecelakaan di Jalan Tol Cipularang, truk sampah lainnya juga menabrak empat mobil kecil lainnya di Jalan Central Business District (CBD) di Bintaro, Tangerang Selatan (Banten).

Jadi, apa solusi untuk dapat menindaklanjuti kecelakaan yang berkelanjutan ini? Pengamat Transportasi dan Kepala Bidang Advokasi dan Masyarakat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengatakan bahwa menjamurnya kendaraan yang kelebihan muatan (ODOL) dapat dicegah dengan penerapan undang-undang besar.

"ODOL dapat diberantas oleh aturan hukum besar-besaran. Jika Anda berharap kesadaran pemilik barang sangat tidak mungkin terwujud. Pengemudi hanya mengorbankan pemilik barang serakah," matanya seperti dikutip Liputan6.com, Sabtu , 7 September 2019.

Dia menjelaskan, secara umum, kecelakaan disebabkan oleh empat faktor, yaitu human error, infrastruktur transportasi, fasilitas transportasi, dan kondisi lingkungan.

Selain itu, ia juga memandang pengawasan terhadap kecepatan kendaraan di jalan tol masih sangat lemah. Dia menyatakan, ada aturan batas kecepatan yang belum diterapkan di jalan tol. "Komunitas pengguna jalan di Indonesia masih menyedihkan dalam hal disiplin dan juga lemahnya pengawasan terhadap jalan termasuk jalan tol," katanya.

"Perlu ada petugas khusus di setiap gerbang tol yang melihat kondisi teknis dan kelengkapan mobil. Misalnya, tidak ada lampu belakang, jadi tempat khusus akan disiapkan untuk menindaklanjuti masalah mobil barang pada awalnya tempat istirahat setelah pintu tol, "katanya.

Djoko kemudian mencibir di hadapan truk pengangkut pasir atau bumi tanpa terpal yang masuk jalan tol. Menurutnya, hal itu jelas melanggar prosedur pengangkutan material berdebu di jalan.

"Belum lagi inspeksi kendaraan rutin oleh pemilik kendaraan, mungkin tidak bisa dilakukan. Pengawasan bisnis transportasi material seperti ini sangat lemah. Pelanggaran operasi truk ODOL di jalan raya sepertinya belum surut," katanya.

Karena itu, ia menekankan bahwa pengawasan di bidang Pengendalian Operasional (Dalops) di Kementerian Perhubungan dan Badan Manajemen Transportasi Darat (BPTD) yang berkedudukan di setiap provinsi harus ditingkatkan. Pengawasan pelaksanaan pengujian berkala kendaraan bermotor yang diadakan oleh Departemen Perhubungan di kabupaten / kota juga harus diperketat lebih.

"Sudah waktunya untuk mempercepat penyelesaian truk ODOL yang beroperasi di jalan, tidak perlu menunggu lama, daripada kecelakaan yang meningkat. Jalan tol yang memiliki turunan geometris harus dilengkapi dengan jalur penyelamatan, "dia berkata.

Faktor Kecelakaan Truk

Sementara itu Kyatmaja Lookman (Wakil Ketua Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) mengatakan bahwa hampir semua truk melanggar aturan berat dan dimensi. "Karena aturan truk sampah adalah satu meter, pada kenyataannya ada 1,7 meter atau 1 di lapangan. 8 meter tinggi, "katanya seperti dikutip Kompas.

Kyatmaja menambahkan, ketika sebuah truk kelebihan muatan, truk tersebut dapat bekerja secara tidak benar dan akhirnya terjadi kecelakaan. "Dia melebihi daya dukung, sehingga truk tidak berfungsi secara normal. Selain itu, faktor manusia. Dua hal itu biasanya merupakan faktor yang menyebabkan kecelakaan," katanya.

Manusia bisa lelah, mengantuk, dan lainnya. Selain itu, pengalaman pengemudi juga menentukan keselamatannya dan pengguna jalan lainnya. "Insiden baru-baru ini, seorang sopir truk menabrak seorang polisi lalu lintas di jalan tol sampai dia meninggal, dia baru berusia 19 tahun. Sebenarnya, itu tidak mungkin, karena untuk mendapatkan SIM (B2) B2 memerlukan waktu atau pengalaman, "katanya.

Untuk mendapatkan SIM, ada istilah tambahan. Untuk mendapatkan SIM B2, Anda harus memiliki SIM B1 selama satu tahun. Sebelum memiliki SIM B1, harus memiliki SIM A selama satu tahun. Sementara itu, untuk SIM B2 Umum, Anda harus memiliki SIM B2 atau SIM B1 Publik setahun. (Foto: Gridoto)

Leave a Reply

Open chat
Halo Maxbro!!!
OTOMAX DISKON VELG MOBIL ???? BISA KREDIT LOH!
Ring 15 : Cuma 3.6Jt
Ring 16 : Cuma 4.3Jt
Ring 17 : Cuma 4.9Jt
Ring 18 : Cuma 5.9Jt

Sudah FREE ++
- Pemasangan
- Spooring
- Nitrogen
- Balancing
- Pentil
- Disc Baut Variasi
- Disc Centering

Kami menyediakan berbagai merk ban :
Pirelli | Yokohama | Michelin | Falken | Continental | Maxxis | Nangkang | Kumho
Accelera | Achilles | Bridgestone | Dunlop | GT Radial | Hankook | Kanati
_
Disini Promonya ?? :
https://linktr.ee/otomaxstore
_
*Jabodetabek | Home Credit
*Luar jabodetabek bisa pakai cicilan Marketplace (Kredivo, Akulaku Dll)
Periode Promo 01 Desember - 31 Desember 2020