Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Kecelakaan yang melibatkan pengangkutan barang beberapa waktu lalu di Tol Cipularang yang disebabkan oleh sebagian besar truk kargo.

Itulah sebabnya truk Over Dimension Overload (ODOL) menghantui keselamatan mengemudi di jalan raya. Karena alasan ini, membatasi usia truk merupakan elemen yang perlu dilakukan.

Sayangnya, sampai sekarang Indonesia tidak tahu nama batasan umur truk. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam Diskusi Smart Forwot Indonesia "Road to Zero Odol Trucks on The Road" di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).

"Sampai saat ini, ketika menyusun UU No.22 / 2009 ada rencana untuk membatasi usia kendaraan. Tapi karena kondisi ekonomi kita tidak bagus, itu tidak dinormalisasi," tegasnya.

Sedangkan dalam hal mengapa banyak truk kelebihan beban terkait dengan produktivitas. Operator atau perusahaan ingin menjadi ekonomis sehingga mereka membawa barang di luar daya dukung.

"Karena itu, truk yang kelebihan muatan lebih banyak di jalan," katanya.

Tidak jauh berbeda dengan Budi, Ernando Demily, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Dalam kasus truk ODOL, tujuan utamanya adalah produktivitas.

Mereka melakukan produktivitas ini dengan berbagai cara. "Salah satunya adalah persaingan dengan pengangkut yang memiliki armada baru dengan usia tua," Demily menekankan.[Go/Res]

Leave a Reply