Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Untuk mengurangi jumlah kecelakaan yang sering terjadi di jalan tol, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) melakukan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) pada Kamis (21/11) di Rest Area 626 A.

Direktur Utama PT JNK, AJ Dwi Winarsa yang langsung hadir pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan dalam rangka Pekan Keselamatan Transportasi bertujuan tidak hanya mengurangi jumlah kecelakaan tetapi juga meningkatkan keamanan dan disiplin berkendara di jalan tol dengan tujuan utama mengendalikan dan menegakkan kendaraan yang lebih bermuatan dan kelebihan dimensi.

Kegiatan dilakukan dengan melibatkan unsur dari Polda Jatim Polda Jatim dan Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk.

Operasi ini berhasil menjaring 70 kendaraan dan 20 kendaraan dilakukan (ditilang) yang terdiri dari 8 kendaraan kelebihan muatan dan 12 kendaraan melanggar persyaratan teknis seperti dokumentasi kendaraan yang tidak lengkap.

Untuk 8 kendaraan yang kelebihan muatan, tanda stiker ditempatkan pada dimensi dan kelebihan muatan dari Dinas Perhubungan setempat. Setiap kendaraan seperti truk, kotak dan pick up yang dimuat harus melewati skala digital untuk menghitung beban.

Dalam kesempatan ini, Dwi Winarsa menghimbau kepada semua pengguna jalan tol, terutama mereka yang melewati jalan tol Ngawi Kertosono untuk disiplin disiplin dalam lalu lintas dan selalu mematuhi aturan dan peraturan di jalan tol.

Dia juga mengatakan bahwa selain fasilitas keselamatan yang ada, jalan bernyanyi untuk tahun ini telah dipasang di Km 644 + 200 lajur B. Itu adalah semacam marka jalan bergemuruh yang jika dilewati akan menyebabkan suara atau nada untuk memberikan peringatan. untuk pengguna jalan menyeberang untuk selalu waspada dan berhati-hati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala PJR VI Ditlantas Polda Jawa Timur, AKP Bambang H mengatakan, 20 persen kecelakaan yang terjadi di jalan tol disebabkan oleh kendaraan yang kelebihan beban dan penyebab utamanya adalah semburan ban.

"Target untuk 2020 adalah tidak ada kendaraan over-dimensional dan over-load yang melintasi jalan tol (zero odol)," katanya.

PT JNK selalu memastikan layanan kepada pengguna jalan untuk memenuhi standar dan standar layanan minimum (SPM) yang ditetapkan oleh Pemerintah seperti tidak ada lubang (zero pothole), geometri jalan, kekasaran jalan, pemasangan rambu dan marka jalan dan penempatan lampu jalan di poin tertentu.

Ini dilakukan untuk memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi penggunanya.[Go/Res]

Leave a Reply