Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada pertengahan Maret mengkonfirmasi perpanjangan status darurat wabah virus korona (Covid-19) hingga 29 Mei 2020.

Dengan begitu, semua komponen harus mematuhi aturan ini agar virus korona tidak menyebar lebih luas.

Yang langsung merespons adalah polisi. Korps Lalu Lintas Kepolisian Indonesia telah memutuskan untuk sementara waktu menutup layanan SIM, baik secara nasional maupun internasional, dari 19 Maret hingga 29 Mei 2020.

Selain itu juga memberikan konsesi bagi pemilik kendaraan yang ingin membayar pajak dan Sertifikat Nomor Kendaraan (STNK) dan mengganti plat nomor.

Melalui halaman Instagram @divisihumaspolri, disebutkan untuk kendaraan bermotor yang masa pajaknya telah berakhir dalam kisaran wabah virus korona darurat tidak perlu khawatir.

Karena pajak dapat dibayarkan setelah status darurat yang dinyatakan selesai. Selain itu, pemilik kendaraan tidak akan didenda.

"Apakah masa berlaku untuk registrasi kendaraan dan pajak telah habis? Pada 29 Februari, 2020 s. 29 Mei 2020 (Masa darurat 19 tahun) – Pembayaran dapat ditunda setelah 29 Mei 2020," kata Divisi Hubungan Masyarakat Polisi.

Tidak hanya itu, Public Relations Polisi juga menyarankan agar pemilik kendaraan yang masih ingin membayar pajak dapat melakukannya melalui sistem One Stop Administration online (Samsat).

Dengan begitu pemilik kendaraan tidak perlu repot mengunjungi kantor SAMSAT.[Go/Res]

Leave a Reply