Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA – Mantan Presiden Amerika Serikat ke-41 (AS) George Herbert Walker Bush meninggal pada usia 94 tahun. Sebelumnya dia sering dirawat di rumah sakit karena penyakit paru-paru basah yang dideritanya.

Portal berita Otomotif News menulis, Bush Senior, yang menjabat sebagai presiden untuk periode 20 Januari 1989 – 20 Januari 1993, memberikan beberapa kebijakan penting dalam industri otomotif. Itu termasuk mendukung perjanjian Amerika Utara gratis, termasuk impor mobil Jepang ke AS.

Kebijakan Senior Bush membuat tiga perusahaan mobil AS atau Tiga Besar – General Motors (GM), Chrysler, dan Ford – ketika mereka meradang. Mereka merasa bahwa kehadiran produk Jepang membuat lebih banyak mobil buatan dalam negeri menjadi pesaing. Sebab, saat itu ada banyak gelombang investasi dalam pembangunan pabrik yang masuk ke AS, termasuk pabrikan mobil global, pemasok otomotif dan industri lainnya.

Saat itu pemimpin Chrysler Lee Iacocca menulis surat kepada Bush pada Maret 1991, meminta Presiden membatasi impor mobil dari Jepang. "Akan ada dorongan segera untuk industri dan ekonomi jika Jepang mundur sementara dari agresi tanpa henti terhadap peningkatan pangsa AS," kata Iacocca kepada Bush.

Bush Senior juga menjadi orang yang menentang kuota impor yang dikenakan oleh pemerintah AS. Dia juga tidak hanya membantu berdagang di dalam negeri.

Sebaliknya, pada Januari 1992, Bush Senior mengundang sejumlah pejabat otomotif AS – mulai dari Iacocca, kemudian General Motors Chairman Robert Stempel, dan Harold Poling dari Ford Motor Co – berangkat ke Jepang untuk bertemu dengan pejabat Jepang dari Toyota, Nissan, Honda, Mitsubishi, dan Mazda, dan kemudian Perdana Menteri Jepang Kiichi Miyazawa.

Selama pertemuan itu, para pembuat mobil AS ternyata tidak puas. Bahkan para eksekutif AS masih memandang Jepang sebagai negara tertutup yang tidak akan membantu mengembangkan perdagangan global secara terbuka. Dari pihak Jepang, pejabat pemerintah AS tidak mengerti bahwa mereka perlu mengubah industri otomotif mereka untuk bersaing, tidak memanipulasi perdagangan melalui undang-undang atau perjanjian. (Liputan6)

Leave a Reply