• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

Perusahaan Taksi Blue Bird Mendesak Pemerintah untuk Mengeluarkan Aturan Mobil Listrik – GAIKINDO

JAKARTA – Perusahaan taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD) mendesak pemerintah untuk segera meluncurkan peraturan presiden (Perpres) tentang mobil listrik. Karena peraturan tersebut adalah kunci utama untuk pengembangan industri mobil listrik dan penggunaannya oleh publik, termasuk oleh perusahaan taksi. Berdasarkan informasi sebelumnya, aturan ini diketahui telah ditunda beberapa kali dari target penerbitan awal pada akhir 2017.

"Peraturan ini sangat penting, kami menunggu, sehingga dapat memberikan insentif dan pembukaan industri kendaraan listrik," kata Direktur Pelaksana Blue Bird Noni Purnomo, seperti yang diikuti CNN, Kamis, 27 Juni 2019.

Dia berharap pemerintah memasukkan insentif bagi perusahaan yang ingin berinvestasi dalam pembuatan kendaraan listrik dalam peraturan tersebut. Dengan demikian, harga jualnya lebih miring. "Harga kendaraan ini tiga kali lipat dari harga taksi biasa, jadi perusahaan kami masih disubsidi." Kami berharap akan ada dukungan pemerintah untuk membuat aturan yang lebih baik, misalnya ada insentif khusus untuk membuka perusahaan manufaktur, "katanya. kata.

Saat ini Blue Bird telah mengoperasikan 30 unit taksi listrik yang terdiri dari 25 mobil BYD MP6 e6 sebagai taksi reguler dan lima mobil sport-utility vehicle (SUV) Tesla Model X 75D sebagai taksi eksekutif. Taksi listrik ini mulai melayani masyarakat pada 1 Mei 2019 yang lalu.

Dia menyatakan bahwa selama periode operasional, tidak ada hambatan yang signifikan dari sisi teknis. Namun, dia tidak bisa menyebutkan kesempatan untuk armada tambahan karena dia sedang menunggu hasil evaluasi dari program percobaan selama enam bulan. "Sementara kita melihat kemungkinan apakah ada industri yang memiliki inisiatif untuk membuka pabrik, karena itu sangat penting. Jika tidak terlalu mahal, harga mobil," katanya.

Dalam jangka panjang, perusahaan menargetkan untuk mengoperasikan 2.000 unit mobil listrik pada tahun 2020 hingga 2025. Untuk mengoperasikan 30 unit taksi listrik, Blue Bird mencapai Rp. 40 miliar.

Di sisi lain, pemerintah belum menyetujui Perpres kendaraan listrik. Awalnya, pemerintah mengatakan bahwa peraturan tersebut dapat diterbitkan pada akhir 2017, tetapi ini tidak pernah direalisasikan. Akhirnya, Menteri Koordinator Bidang Kelautan, Luhut Panjaitan, mengaku telah menandatangani draf Perpres kendaraan listrik. Menurutnya, Perpres dapat diselesaikan setelah Idul Fitri 2019. (Foto: CNBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top