Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA- Penjualan mobil di China turun selama 14 bulan berturut-turut pada Agustus 2019. Dan khususnya penjualan kendaraan energi baru (kendaraan energi baru, NEV) turun dalam dua bulan berturut-turut. Kantor berita Reuters melaporkan, data dari Asosiasi Produsen Otomotif Cina (Asosiasi Produsen Otomotif China, CAAM) menggambarkan industri mobil China yang total penjualan mobilnya turun 6,9 persen pada Agustus 2019 dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2018 sebelumnya menjadi 1,96 juta.

Angka tersebut menyusul penurunan 4,3 persen pada Juli 2019 dan 9,6 persen pada Juni 2019, dan kontraksi tahunan pertama sejak 1990-an di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi dan perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). Sementara itu, penjualan kendaraan energi baru terbarukan turun 15,8 persen pada Agustus, setelah jatuh 4,7 persen pada Juli, penurunan pertama sejak Januari 2017. Penjualan NEV melonjak hampir 62 persen tahun lalu bahkan ketika pasar mobil pada umumnya berkontraksi.

Mobil-mobil dalam kategori NEV adalah mobil hybrid plug-in, kendaraan listrik bertenaga baterai dan mobil sel bahan bakar hidrogen. China telah menjadi pendukung utama NEV dan telah membuat persyaratan kuota penjualan untuk sejumlah produsen mobil. "Karena dampak pemotongan subsidi pada kendaraan energi baru, penjualan untuk kendaraan jenis ini terus menurun," kata Chen Shihua, asisten sekretaris jenderal di CAAM, seperti dikutip oleh Reuters.

CAAM mengatakan pada Juli 2019 pihaknya memperkirakan penjualan mobil akan turun lima persen year-on-year (yoy) menjadi 26,68 juta kendaraan pada 2019. Meski begitu, CAAM masih mengharapkan penjualan kendaraan energi baru meningkat bahkan pada kecepatan lebih lambat 1,5 juta, turun dari perkiraan sebelumnya 1,6 juta.

Sejak awal 2019, Cina telah berupaya meningkatkan konsumsi sejumlah barang karena ekonomi melambat di tengah perang dagang dengan AS yang ditandai dengan tarif impor yang ketat. "Kami berharap langkah-langkah ini akan mempromosikan konsumsi mobil di China," kata Chen.

Menurut sejumlah analis, penurunan penjualan sebagian dipengaruhi oleh adopsi standar emisi kendaraan baru sebelum tenggat waktu pemerintah pusat pada 2020 oleh 15 kota dan provinsi, yang menyumbang lebih dari 60 persen penjualan mobil di China, yang menyebabkan keraguan. untuk pembeli. Penurunan penjualan yang berkepanjangan membuat produsen mobil lokal seperti Geely Automobile Holdings Ltd. dan Great Wall Motor Co. Ltd. memangkas penjualan dan perkiraan laba tahun ini. (Bisnis)

Leave a Reply