Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – PDOI atau Asosiasi Pengemudi Online Indonesia di Jawa Timur. Sudah pasti akan mengadakan aksi Solidaritas Pengemudi Online untuk mendukung Ahmad Hilmi Hamdani.

Seperti dilansir Suarajatim.com. Tindakan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa Ahmad, seorang tukang ojek online yang mengalami kecelakaan oleh marinir Karang Pilang, pada 17 April 2018. Tetapi sekarang kasusnya akan diadili. Bahkan Ahmad juga dikirim ke penjara.

Daniel Lukas Rorong sebagai Public Relations PDOI Jawa Timur menginformasikan bahwa tindakan ini akan diadakan pada hari Rabu (30/1) pukul 12.00 WIB, dengan titik pertemuan di depan Pengadilan Negeri Surabaya, di Jalan Raya Arjuna.
Tindakan ini telah dilaporkan ke polisi dan Daniel Lukas Rorong PDOI Hubungan Masyarakat Jawa Timur (kiri) menunjukkan Izin Kegiatan untuk Aksi Solidaritas Pengemudi Online

"Kami menjaga kasus-kasus hukum yang dialami oleh Ahmad Hilmi Hamdani, pengemudi online (R2), yang diadili dan bahkan didakwa dengan hukuman penjara," kata Daniel.

Ahmad Hilmi Hamdani adalah ayah dari 3 anak yang menjadi korban kecelakaan tabrakan sepeda motor. Ahmad didakwa karena dianggap lalai dalam mengemudi, yang mengakibatkan kematian penumpangnya, Umi Insiyah.

Pengadilan Hilmi disesali oleh keluarga dan kolega. Karena terdakwa sebenarnya adalah korban kecelakaan. Korban Umi meninggal juga karena ditabrak oleh marinir, bukan karena terdakwa.

Achmad didakwa melanggar pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan transportasi jalan, karena dianggap lalai dalam mengemudi, mengakibatkan penumpangnya sekarat.

Sementara itu Herry Bimantara, Ketua PDOI Jawa Timur, mengatakan bahwa kami akan menunjukkan aksi solidaritas kami dengan sesama pengemudi daring kami. Empati kami untuk kolega yang mengalami "ketidakadilan hukum.

"Kami menjaga kasus ini bersama-sama dengan memberikan dukungan kepada Ahmad Hilmi Hamdani," kata Herry.[Go/Res]

Leave a Reply