Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Di tengah lesunya kinerja industri otomotif dalam negeri, Pemerintah melalui kebijakan dan stimulus yang dirancang untuk meningkatkan pembelian dan produksi kendaraan sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Instrumen yang siap dilaksanakan adalah pemberian insentif fiskal berupa pengurangan tarif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).

Untuk jenis kendaraan bermotor yang mendapatkan fasilitas ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Untuk Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah menjadi tanggungan Pemerintah. pada Tahun Anggaran 2021.

Peraturan Menteri ini untuk menetapkan kendaraan bermotor yang dapat menerima fasilitas PPnBM ditanggung pemerintah berdasarkan PMK Nomor 20 Tahun 2021, kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (1/3).

Menperin menegaskan, kendaraan bermotor yang dapat menikmati insentif PPnBM DTP harus memenuhi komponen buatan dalam negeri.

“Harus memenuhi syarat pembelian dalam negeri (local purchase) yang meliputi pemenuhan total penggunaan komponen yang berasal dari produksi dalam negeri yang digunakan untuk kegiatan produksi kendaraan bermotor minimal 70 persen,” jelasnya.

Keputusan Menteri Perindustrian 169/2021 juga menyebutkan ada 115 jenis komponen yang bisa dimasukkan dalam penghitungan kandungan lokal.

Selain itu, sebanyak 21 jenis mobil bisa memanfaatkan diskon PPnBM sesuai regulasi yang diundangkan pada 26 Februari 2021.

Varian kendaraan tersebut meliputi enam perusahaan, yakni PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, PT Honda Prospect Motor, PT Suzuki Motor Indonesia, dan PT SGMW Motor Indonesia.

“Dalam Peraturan Menteri tersebut disebutkan bahwa perusahaan industri wajib menyampaikan rencana pembelian dalam negeri dan surat pernyataan pemanfaatan pembelian dalam negeri dalam kegiatan produksi,” kata Menteri Perindustrian.

Selain itu, perusahaan juga wajib menyampaikan faktur pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, laporan realisasi PPnBM DTP, dan kinerja penjualan triwulanan.

“Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dapat dilakukan bekerjasama dengan instansi pemerintah di bidang perpajakan dan / atau melibatkan lembaga verifikasi independen,” imbuhnya.

Bagi perusahaan yang tidak melakukan pembelian dalam negeri, Kementerian Perindustrian mengusulkan pengenaan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan penghapusan kendaraan bermotor penerima fasilitas DTP PPnBM.

Menperin optimistis stimulus tersebut akan menurunkan harga kendaraan bermotor produksi dalam negeri sehingga lebih terjangkau di masyarakat, meningkatkan daya saing terhadap kendaraan impor, dan dapat meningkatkan kinerja produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih ke lebih. dari 1 juta unit pada tahun 2021 atau sama dengan kinerja. produksi pada 2019.

“Hal ini tentunya akan berdampak signifikan terhadap kinerja industri bahan baku dan komponen dalam negeri khususnya Industri Kecil Menengah (IKM) sehingga mampu bertahan menjalankan usahanya di tengah tekanan pandemi Covid-19 yang akan datang. pada akhirnya mendukung pemulihan ekonomi nasional pada 2021, ”ujarnya. "Dia berkata.

Kementerian Perindustrian mencatat, industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Saat ini terdapat 22 produsen yang didukung oleh 1.500 industri komponen (tingkatan 1,2, dan 3) dan lebih dari 1,5 juta orang bekerja di sepanjang rantai nilai industri.

Padahal, sektor otomotif mampu memberikan kontribusi 10% terhadap PDRB sektor industri atau 25% terhadap PDRB sektor industri jika termasuk dalam ekosistem kendaraan bermotor.

Stimulus pajak berupa insentif DTP PPnBM berlaku selama sembilan bulan, dimulai pada Maret 2021 yang terbagi dalam tiga tahap, yaitu pengurangan 100% untuk tiga bulan pertama, pengurangan 50% untuk tiga bulan kedua, dan pengurangan 25%. selama tiga bulan ketiga. .

"Pelaksanaannya akan dievaluasi setiap tiga bulan," kata Menperin.

Pembebasan sementara dari PPnBM DTP ini diberikan untuk segmen Sedan dan 4×2 dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc dan diproduksi di dalam negeri.

Segmen ini dipilih karena produk dalam negeri menguasai lebih dari 91% pasar Indonesia dan memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri lebih dari 80%.[Go/RES]

Leave a Reply

Open chat
Halo Maxbro!!!
OTOMAX DISKON VELG MOBIL ???? BISA KREDIT LOH!
Ring 15 : Cuma 3.6Jt
Ring 16 : Cuma 4.3Jt
Ring 17 : Cuma 4.9Jt
Ring 18 : Cuma 5.9Jt

Sudah FREE ++
- Pemasangan
- Spooring
- Nitrogen
- Balancing
- Pentil
- Disc Baut Variasi
- Disc Centering

Kami menyediakan berbagai merk ban :
Pirelli | Yokohama | Michelin | Falken | Continental | Maxxis | Nangkang | Kumho
Accelera | Achilles | Bridgestone | Dunlop | GT Radial | Hankook | Kanati
_
Disini Promonya ?? :
https://linktr.ee/otomaxstore
_
*Jabodetabek | Home Credit
*Luar jabodetabek bisa pakai cicilan Marketplace (Kredivo, Akulaku Dll)
Periode Promo 01 Desember - 31 Desember 2020