Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Untuk memfasilitasi akses ke bandara di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun akses pintas Bandara Internasional Lombok (BIL) ke Mandalika KSPN.

"Pembangunan bypass BIL – Mandalika akan dapat mendukung lonjakan pengunjung di NTB, terutama KSPN Mandalika dan mempertahankan kondisi jalan yang ada yang sering digunakan oleh penduduk setempat," kata Direktur Direktorat Pengembangan Jalan (Ditjen) Pembangunan Jalan. Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Achmad Herry Marzuki.

Kunfik dilaksanakan dalam rangka mengawasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur dan transportasi di Provinsi NTB. Pada kesempatan itu delegasi Komisi V DPR mengeksplorasi titik awal dan titik akhir dari pembangunan bypass BIL – Mandalika.

Ketua delegasi Kunfik, Komisi V Republik Indonesia Nurhayati menyampaikan apresiasinya atas kesiapan Kementerian PUPR untuk dukungan infrastruktur di wilayah Mandalika, NTB.

"Kami berharap pembangunan infrastruktur dan transportasi dapat mempercepat pergerakan sektor ekonomi dan sektor lainnya, karena jika ini selesai, akan berdampak pada peningkatan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat di NTB," kata Nurhayati.

Komisi V menganggap bahwa rencana proyek dan infrastruktur di NTB sangat menarik, jadi mulai dari penataan jalan dan kemudahan akses ke transportasi, diharapkan siap.

"Ini sangat menarik dan kami perlu mendukungnya, sebaliknya saya mendukungnya bukan hanya di Mandalika, kami membangun pulau yang satu ini," kata Nurhayati.

Pembangunan jalan akses bypass BIL – Mandalika akan dilakukan pada awal tahun 2020 dengan panjang 17 meter yang terdiri dari 4 jalur dan lebar 50 meter dengan 2 jalur cepat dan 2 jalur lambat.

Bypass ini memiliki desain overpass / underpass yang khas dan direncanakan akan siap pada akhir tahun 2020 yang akan mendukung implementasi MotoGP di Mandalika pada tahun 2021.
Pembangunan jalan akses bypass BIL-Mandalika memiliki nilai investasi Rp 1,8 triliun, termasuk biaya pembebasan lahan yang bersumber dari anggaran negara.

Pembangunan jalan akses bypass BIL – Mandalika, termasuk upaya untuk melindungi hutan lindung, budaya lokal dan desa tradisional di jalan yang ada.

Kondisi jalan yang ada yang dekat dengan kawasan perumahan dan akses penggunaan lahan di sepanjang jalan berpotensi menyebabkan kemacetan dan kemacetan, serta jalan yang ada sering digunakan untuk melaksanakan tradisi budaya lokal seperti nyongkolan dan bau Nyale yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna jalan.[Go/Res]

Leave a Reply