Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA – Kendaraan Odong-odong yang biasa digunakan sebagai hiburan anak-anak baru-baru ini dilarang beroperasi oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Odong-odong dilarang karena tidak memenuhi persyaratan keselamatan yang baik sebagai moda transportasi umum.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh pengamat transportasi Budiyanto. Dia mengatakan bahwa Odong-odong hanyalah kendaraan rakitan yang berisiko ketika digunakan. "Bahkan modifikasi yang dilakukan tidak memenuhi persyaratan teknis dan kelaikan kendaraan dengan melakukan uji jenis dan uji berkala. Uji tipe dan uji berkala adalah persyaratan mutlak," kata mantan Kepala Sub Direktorat Penawaran Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya dengan peringkat AKBP, Senin 4 November 2019 seperti dikutip Kompas.

Menurutnya, syarat utama agar kendaraan umum dapat beroperasi adalah harus terlebih dahulu lulus uji keamanan dan kelaikan kendaraan. Kedua, tidak ada SIM (SIM) yang dibuat khusus untuk driver odong-odong. "Itulah UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Transportasi Jalan dan Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2012 tentang Kendaraan. Standar pelayanan minimum untuk transportasi umum, termasuk keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan dan keteraturan," katanya.

Tanpa SIM yang dibuat khusus untuk pengemudi odong-odong, Budiyanto memastikan tidak ada asuransi yang dapat melindungi pengemudi odong-odong jika terjadi kecelakaan. Oleh karena itu, Budiyanto berharap agar pihak terkait dapat segera mengatur regulasi ketat mengenai keberadaan odong-odong. "Para pemangku kepentingan yang bertanggung jawab di bidang lalu lintas dan transportasi jalan untuk mengambil langkah-langkah proaktif sebelum terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," katanya.

Sepeda Odong-odong

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa larangan pengoperasian odong-odong di jalan raya adalah untuk mencegah kecelakaan di jalan raya. "Segala sesuatu yang digunakan untuk mengangkut orang (kendaraan bermotor atau sepeda motor). Kita harus membawa transportasi yang aman," kata Syafrin di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta Selatan, Minggu, 27 Oktober 2019.

Meski demikian, sepeda hanya dilarang beroperasi di jalan raya. "Jika mereka tidak memasuki jalan raya, itu tidak apa-apa, yang berbahaya jika mereka beroperasi di jalan raya," kata Syafrin.

Menurut Syafrin, pengadaan sepeda motor atau mekanik di jalan raya telah dilarang oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Perda Nomor 5 tahun 2014. Odong-odong dianggap termasuk dalam kategori kendaraan bermotor yang tidak memenuhi teknis dan layak jalan.

Karena itu, lanjut Syafrin, pemilik odong-odong diharapkan mencari pekerjaan lain dibandingkan mengoperasikan odong-odong. "Dengan pemilik odong-odong, kami berharap dapat menyalurkan kegiatan yang bisa dilakukan daripada menghadirkan kendaraan odong-odong yang mengabaikan keselamatan dan keamanan," kata Syafrin.

Dinas Perhubungan Jakarta segera melarang odong-odong beroperasi. Kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi standar dan keselamatan adalah alasan larangan tersebut. Saat ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta sedang dalam proses sosialisasi dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT. (*)

Leave a Reply

Open chat
Halo Maxbro!!!
OTOMAX DISKON VELG MOBIL ???? BISA KREDIT LOH!
Ring 15 : Cuma 3.6Jt
Ring 16 : Cuma 4.3Jt
Ring 17 : Cuma 4.9Jt
Ring 18 : Cuma 5.9Jt

Sudah FREE ++
- Pemasangan
- Spooring
- Nitrogen
- Balancing
- Pentil
- Disc Baut Variasi
- Disc Centering

Kami menyediakan berbagai merk ban :
Pirelli | Yokohama | Michelin | Falken | Continental | Maxxis | Nangkang | Kumho
Accelera | Achilles | Bridgestone | Dunlop | GT Radial | Hankook | Kanati
_
Disini Promonya ?? :
https://linktr.ee/otomaxstore
_
*Jabodetabek | Home Credit
*Luar jabodetabek bisa pakai cicilan Marketplace (Kredivo, Akulaku Dll)
Periode Promo 01 Desember - 31 Desember 2020