Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA – Mobil produksi India semakin akrab dengan konsumen otomotif di Indonesia. Tidak hanya harga yang kompetitif, desain yang menarik juga menjadi salah satu daya tarik produk ini. Sejauh ini, penjualan mobil dari India masih kecil, tetapi beberapa model memiliki potensi untuk menjadi pendulang penjualan untuk setiap merek.

Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) mencatat ada tiga merek yang telah memasarkan produk otomotif dari India, yaitu Tata Motors, Suzuki, dan Renault. Suzuki misalnya, menikmati penjualan manis produk-produk India yang merupakan salah satu dari tiga pilar produksi Suzuki selain Jepang dan Indonesia. Indonesia adalah pilar untuk model multiguna (kendaraan serba guna, MPV) dan pickup ringan.

Suzuki Ignis dan Baleno yang diimpor dari India mendominasi pasar city car dan sedan hatchback pada tahun 2018. Sepanjang 2018, Ignis mendominasi city car dengan partai besar 13.802 unit, sedangkan Baleno memiliki 5.453 unit.

Pada 2019, Suzuki sedikit mengurangi penjualan produk impor dan mendorong penjualan produk yang dirakit di dalam negeri. Selain kuota impor yang semakin ketat, Suzuki juga mempersiapkan jalan bagi kedatangan Jimny yang diimpor dari Jepang.

Tahun ini, Suzuki mengandalkan All New Ertiga dan New Carry sebagai dukungan penjualan. Suzuki telah menambah varian dengan menghadirkan All New Ertiga Suzuki Sport dan New Carry Mei lalu. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, Ignis masih dipasarkan tetapi hanya mengandalkan permintaan alami dari konsumen. Jika agen pemegang merek (APM) melakukan kampanye penjualan, penjualan Ignis diklaim masih bisa naik.

"Sekarang fokus kami adalah menjual produk lokal sehingga kami memindahkan kegiatan pemasaran," Donny Saputra (Direktur Pemasaran 4W SIS) dikutip oleh Bisnis baru-baru ini.

Dia mengatakan, permintaan beberapa produk yang diimpor dari luar negeri masih bagus. Ignis, katanya, masih mengendalikan pasar mobil perkotaan karena mengusung konsep kendaraan muda. Ignis saat ini menjual sekitar 1.000 unit sebulan.

Model India lainnya yang juga berpotensi mendorong volume penjualan untuk APM adalah Renault Triber. Kendaraan ultra-modular yang terdiri atas tujuh penumpang ini memainkan dua segmen paling gemuk di pasar otomotif nasional yaitu MPV rendah dan mobil ramah lingkungan (LCGC) berbiaya rendah.

Dirilis secara resmi di pameran mobil GIIAS 2019 Juli 2019 Triber segera memenangkan 1.033 pickup kendaraan (SPK) atau setara dengan 74,5 persen dari total prestasi Renaul SPK selama 2019 GIIAS sebanyak 1.386 unit. Mobil tujuh penumpang yang memiliki empat varian diperkirakan akan dibanderol dengan harga Rp. 135 juta hingga Rp. 175 juta.

Davy J Tuilan, CEO PT Maxindo Renault Indonesia, mengatakan bahwa desain terobosan Renault Triber akan menjadi standar baru untuk otomotif Indonesia dan akan menarik pelanggan dari berbagai segmen. Respons konsumen terhadap Triber selama GIIAS 2019, katanya, ditandai dengan sangat baik oleh pencapaian penjualan tujuh model penumpang.

"Respons konsumen terhadap Renault Triber keren, tanpa harga tetap dan pengiriman dimulai pada Desember 2019 untuk transmisi manual, kami mendapat 1.033 SPK untuk Renault Triber. Total Renault SPK untuk GIIAS 2019 adalah 1.386 unit," katanya.

Sementara untuk segmen kendaraan komersial, Tata Motors juga menunjukkan kekuatannya. Kualitas truk India ini dianggap mampu bersaing di pasar domestik, bahkan di pasar global.

Data dari JATO Dynamics (sebuah perusahaan konsultan otomotif global) menunjukkan bahwa Tata Motors menjadi produsen mobil India pertama yang mencapai penjualan satu juta unit, mengalahkan dua raksasa otomotif Cina, Changan dan SAIC, menjadi produsen kendaraan ringan terbesar ke-16 di dunia di 2018. Tata Motors berhasil menjual sekitar 1.049 juta unit dibandingkan dengan 986 ribu unit yang mereka raih pada 2017, untuk segmen kendaraan ringan termasuk mobil, van, kendaraan listrik, dan truk pickup seberat 3,5 ton. JATO menilai Tata Motors adalah merek dengan pertumbuhan tercepat ketiga di antara 20 perusahaan mobil teratas di dunia.

Di pasar Indonesia, Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI) baru saja meluncurkan tiga produk baru di GIIAS 2019 yaitu Tata LPT. Truk ini merupakan varian untuk kebutuhan logistik on-road tanaman dan kebutuhan dasar. Data GAIKINDO menunjukkan bahwa pada paruh pertama tahun ini, 366 mobil komersial terjual. Jumlah ini menurun sekitar 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 (538 unit). (*)

Leave a Reply