Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA— PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan komersial Mitsubishi di Indonesia, menempati peringkat tertinggi dalam survei Indeks Kepuasan Pelanggan (SSI) yang dilakukan oleh JD Power. Dalam analisis pengalaman dalam membeli dan mengirimkan kendaraan baru, serta layanan purna jual, Mitsubishi memenangkan skor tertinggi untuk layanan purna jual dengan 819 poin, diikuti oleh Toyota dengan 834 poin. Sementara Suzuki dan Honda memiliki skor yang sama, yaitu 828 poin.

"Kepuasan pelanggan adalah hal yang paling penting bagi kami, sementara bagi konsumen adalah produk utama dan kualitas purna jual. Kami bersyukur bahwa kami telah menerima penghargaan ini dua kali," kata Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura di Jakarta, Rabu, 25 September. 2019 seperti dikutip oleh Kompas.

Survei JD Power terhadap 2.786 responden yang membeli dan merawat kendaraan di dealer resmi selama periode Februari 2018 hingga Juni 2019. Penilaian dibuat dari lima faktor, yaitu kualitas layanan (24 persen), inisiasi (20 persen), pengumpulan kendaraan layanan (19 persen) persen), penasihat layanan (19 persen) dan fasilitas (18 persen). Kepuasan pelanggan diukur pada skala 1.000 poin.

Sebelumnya, MMKSI menduduki peringkat pertama dalam survei serupa pada 2011 dengan skor 765 poin, kemudian dilanjutkan pada 2012 dengan 750 poin. Pada 2014, MMKSI mendapat peringkat lain dengan 770 poin, meningkat 12 poin dari tahun sebelumnya. Tiga tahun kemudian, MMKSI gagal mencapai peringkat pertama hingga 2018 dengan skor 817 poin.

"Kami tidak hanya menghadirkan produk untuk transportasi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup yang didukung oleh layanan purna jual yang andal," kata Naoya. "Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan setia Mitsubishi Motors di Indonesia, sehingga selama dua tahun berturut-turut."

Dalam penelitian ini juga disebutkan bahwa efisiensi bahan bakar, desain, dan nilai jual adalah alasan utama untuk membeli mobil. Efisiensi bahan bakar yang baik berkontribusi 20 persen, desain eksterior 11 persen, kenyamanan dan desain interior 10 persen, dan nilai jual kembali kendaraan tinggi sembilan persen.

Temuan lain, banyak pembeli saat ini menolak uji coba. Ada peningkatan pembeli yang tidak ingin atau membutuhkan test drive 35 persen dan pada 2018 angkanya 24 persen. Menurut JD Power, tren ini cukup mengkhawatirkan karena pembeli berulang menunjukkan kepuasan penjualan yang lebih tinggi ketika melakukan test drive dengan skor 851 poin dibandingkan dengan mereka yang tidak ingin atau membutuhkan test drive mobil baru (827 poin). Kemudian, lebih dari separuh pelanggan (57 persen) menginginkan penjelasan tambahan tentang fitur utama kendaraan. Diantaranya, keamanan 40 persen, sistem audio 36 persen, sistem komunikasi kendaraan 36 persen, dan fitur konektivitas Bluetooth 34 persen. (Foto: Tempo)

Leave a Reply