Jual Velg Mobil Murah

Ojol Siap Menghija Jalan Jakarta dengan 237 Tindakan untuk Menaikkan Tarif

GARDUOTO – Keputusan Menteri (menggantikan Keputusan Menteri Nomor 348) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 16 Maret 2020, memutuskan bahwa kenaikan tarif untuk Ojek Online adalah sah.

Melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengumumkan kenaikan tarif batas bawah Rp 250 per kilometer (km). Kemudian tarif batas atas naik menjadi Rp 150 per km.

"Untuk zona dua kenaikannya adalah Pak Menteri (Transportasi) dari Rp 225 (per km), dia langsung menyampaikan hanya Rp 250 per km," katanya dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (10/10). 03).

Jadi dengan diberlakukannya tarif baru, tarif yang lebih rendah (TBB) untuk taksi online telah meningkat dari Rp. 2.000 hingga Rp. 2.250. Kemudian untuk tarif batas atas, naik dari Rp 2.500 menjadi 2.650.

Selanjutnya untuk biaya layanan minimum, setelah dihitung sedemikian rupa naik dari Rp. 8.000-10.000 hingga Rp. 9,000-10,500.

"TBB menjadi Rp2.250 dari 2.000 per km. Kemudian biaya TBA dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.650. Kemudian biaya layanan minimum meningkat setelah kami melakukan penyesuaian ke batas bawah Rp 9.000 dan kemudian mencapai sekitar Rp 10.500," Budi kata.

Pada kesempatan sebelumnya, Budi mengatakan proposal awal untuk tarif ojol menjadi Rp 2.500 per kilometer (km) akan disesuaikan lagi.

Dia mengatakan kemungkinan tarif ojol hanya meningkat sebesar Rp 100 per km untuk wilayah Jabodetabek. Dengan begitu, tarif ojol adalah Rp 2.100 per km.[Go/Res]

Leave a Reply