• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

Minat Tinggi Bepergian, Polisi Masih Akan Membatasi

GARDUOTO – Seperti diberitakan sebelumnya, banyak warga benar-benar ingin melakukan perjalanan ke berbagai tempat.

Hal ini mendapat tanggapan dari Kepala Polisi Nasional Inspektur Jenderal Polisi Istiono bersama-sama dengan Kepala Polisi Banten Inspektur Jenderal Polisi Fiandar didampingi oleh Kepala Ops Korlantas Brigadir Jenderal Polisi Benyamin bersama-sama untuk memantau titik pemblokiran di Pam 3 Ciwandan Post dan Mercusuar Pantai Anyer, Senin (1/6).

Kakorlantas mengatakan, sejak Sabtu hingga hari ini minat masyarakat cukup tinggi yang ingin pergi ke tempat wisata, salah satunya adalah Pantai Anyer.

Namun, pengunjung masih akan dibatasi jika melebihi kapasitas yang diatur oleh Kepolisian Provinsi Banten dan juga akan dibatasi dari aspek lalu lintas untuk membatasi kendaraan yang akan memasuki pantai di titik isolasi.

"Untuk penebalan anggota pada titik isolasi juga situasional, dilihat oleh masing-masing Kepolisian Daerah setempat, seperti apa yang mereka kelola, di mana mereka perlu menebal atau bahkan dialihkan. Kemudian Kapolda yang menilai semuanya, yang mengelola semuanya dikelola itu semua, sehingga normal baru berjalan dengan baik, "kata Kakorlantas.

Kakorlantas mengimbau, masyarakat untuk menyesuaikan agar bersiap untuk normal baru, semua kegiatan untuk selalu berada dalam protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Orang-orang mulai sekarang harus menyesuaikan diri dengan normal baru, ketika memasuki arena mana pun, lembaran utama kami harus mengatur diri mereka sendiri. Misalnya, jika Anda ingin pergi, jangan lupa untuk memakai topeng, maka jaga jarak Anda, jika perlu, Anda tidak harus naik celengan terlebih dahulu, jika celengan itu hanya keluarga dan beberapa batasan, sering-seringlah mencuci tangan, ”jelas Kakorlantas.

Dia melanjutkan, itu adalah prosedur yang harus selalu dilakukan dan telah diukir di masyarakat, sehingga untuk memutus rantai covid dapat dipatahkan dan dihindari, "jelas Kakorlantas.[Go/Res]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top