• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

Maucash Resmi Menjadi Pinjaman Fintech dan Berlisensi dari OJK

GARDUOTO – Maucash, aplikasi pinjaman online dari PT Astra Welab Digital Arta (AWDA), secara resmi menjadi pinjaman fintech peer to peer (P2P) yang memperoleh lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Keputusan OJK pada 30 September 2019 dengan surat keputusan OJK Kep -84 / D.05 / 2019.

Penerimaan izin Ini adalah bentuk komitmen AWDA untuk melakukan bisnis sesuai dengan peraturan dari regulator dan komitmen untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan memiliki dampak positif pada pemangku kepentingan, terutama masyarakat.

AWDA telah mengoperasikan dan meluncurkan produknya dengan platform "Maucash" sejak September 2018. Dengan memperoleh lisensi bisnis ini, Maucash berharap untuk memperkuat industri pinjaman fintech P2P di Indonesia dan menjalankan misinya untuk membantu konsumen yang belum memiliki akses ke pinjaman untuk mencapai kebebasan finansial melalui akses yang lebih baik dan pinjaman yang efisien.

Di usia pertamanya, Maucash telah memperluas wilayah operasinya ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari wilayah Jabodetabek, Denpasar, hingga wilayah Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Solo, Bandung, Balikpapan, Samarinda, Medan, Malang, Makassar, dan Cilegon.

Ekspansi regional ini diharapkan dapat melayani lebih banyak konsumen di seluruh Indonesia. Selain mengembangkan wilayah operasinya, Maucash juga aktif terlibat dalam meningkatkan literasi keuangan dan inklusi di banyak daerah di Indonesia. Baik kota di Jawa maupun kota di luar Jawa.

Sejak diluncurkan, aplikasi Maucash telah diunduh oleh lebih dari 1 juta pengguna smartphone Android di semua wilayah operasional. Maucash telah memproses hampir 500.000 aplikasi pinjaman.

Juga meminjamkan dana kepada hampir 30.000 konsumen Maucash. Ke depan, Maucash berkomitmen untuk terus melayani lebih banyak konsumen. Dengan menyediakan produk dan layanan terbaik sehingga konsumen Maucash dapat mewujudkan impian mereka.

Komisaris Utama AWDA, Margono Tanuwijaya mengungkapkan, dengan memperoleh izin dari OJK, ini menunjukkan komitmen AWDA untuk menjalankan bisnis pinjaman P2P fintech dengan baik, sesuai dengan peraturan regulator, dan menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

"Ini sejalan dengan visi AWDA untuk menjadi fintech yang dikagumi di Indonesia. Dan juga misi AWDA adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Margono.

Sementara Direktur Utama AWDA, Rina Apriana menjelaskan, dengan komitmen ini. Maucash siap mengembangkan dan memperkuat industri pinjaman fintech P2P di Indonesia.

"Maucash sangat memperhatikan semua pemangku kepentingan, yaitu regulator, investor dan masyarakat dalam menjalankan bisnis mereka agar berkelanjutan. Maucash juga akan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan literasi. Dan inklusi keuangan bagi masyarakat, dengan memberikan pinjaman terutama untuk orang-orang yang tidak memiliki rekening bank," kata Rina.[Go/Res]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top