Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Terkait dengan gangguan pipa gas yang dipengaruhi oleh alat-alat berat di proyek pembangunan Jalan Tol Pulogebang-Kelapa Gading, ia memiliki ekor yang panjang.

Selain pembangunan yang tertunda, Unit Investigasi Kriminal Kepolisian Jakarta Timur juga telah memeriksa enam saksi.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki kerusakan pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN).

Enam saksi atas insiden yang mengganggu pasokan gas telah diperiksa. "Investigasi masih dilakukan oleh petugas atas keruntuhan pipa gas," katanya, Minggu (15/3).

Menurut Hery, keenam saksi yang diperiksa adalah dari warga ke operator alat berat, hingga pekerja dari PT Jaya Konstruksi.

Dari saksi & # 39; kesaksian, bukti kemudian diperoleh apakah tersangka bisa ditentukan dalam keruntuhan pipa yang terjadi pada Kamis (12/03) kemarin.

"Jadi pemeriksaan yang kami lakukan cukup panjang dan harus hati-hati," katanya.

Jika memang kesalahan dan pelanggaran akan terjadi karena faktor disengaja, kata Hery, partainya akan dijerat secara hukum. Di mana nantinya, siapa yang ditentukan sebagai tersangka akan didakwa dengan pasal 408 tentang vandalisme. "Ancaman kejahatan adalah maksimal empat tahun penjara," lanjutnya.

Dia mengatakan dia masih menutup lokasi pipa gas mogok dengan jalur polisi. Ketika semua sudah selesai dan inspeksi selesai, maka pekerjaan dapat dilanjutkan.

"Lalu lintas dapat dilintasi sejak hari pertama insiden itu, tetapi di TKP masih belum bisa dimasuki," katanya.

Pipa gas PGN dipatahkan oleh alat-alat berat di proyek pembangunan Jalan Tol Kota Pulogebang-Kelapa Gading, di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur. Kebocoran pipa gas bertekanan tinggi terjadi sekitar pukul 10:00 ketika kondisi jalan sedang sibuk.

Runtuhnya pipa tersebut disebabkan oleh pekerja dari PT Jaya Konstruksi sebagai pelaksana proyek yang sedang melakukan pengeboran menabrak pipa gas. Akibatnya, percikan gas dan aroma gas memenuhi area tersebut.[Go/Res]

Leave a Reply