Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Kementerian Perhubungan telah mengarahkan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengambil langkah-langkah untuk menjaga jarak sosial di semua transportasi umum, baik darat, laut dan udara.

Menurut Adita Irawati, juru bicara Kementerian Perhubungan, Jumat (20/3) di Jakarta, bahwa kami melaksanakan arahan Presiden untuk menerapkan pengetatan sosial yang ketat di area publik.

Seperti yang telah dilakukan di bandara, pelabuhan, stasiun kereta api dan terminal bus, untuk mencegah transmisi Covid-19.

Adita menjelaskan, Kementerian Perhubungan meminta semua operator transportasi, untuk melakukan sebanyak mungkin upaya untuk ikut serta dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Langkah-langkah yang telah diambil termasuk menyemprotkan fasilitas dan infrastruktur transportasi umum, menyediakan pembersih tangan, mengukur suhu petugas dan penumpang, dan mengatur pengaturan duduk, dan menyediakan masker untuk penumpang yang batuk atau flu.

Langkah lain adalah mengatur antrian penumpang untuk menjaga jarak mereka di area pelabuhan, bandara, stasiun dan terminal bus.

Langkah-langkah dalam bentuk mengurangi jumlah penumpang dalam gerbong misalnya misalnya hingga minimal 50 persen juga telah dilakukan.

Adita mengakui bahwa dampak kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak, dan ditambah dengan kebijakan bekerja dari rumah, membuat pengguna layanan transportasi umum berkurang.

"Penurunan mencapai 40-70 persen," kata Staf Khusus Menteri Perhubungan.

Penurunan jumlah penumpang, kata Adita, di sisi lain menunjukkan upaya pemerintah untuk mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain, menunjukkan keberhasilan.

"Penurunan jumlah penumpang juga mengurangi kepadatan di tempat umum. Semua upaya ini diharapkan dapat membantu secara signifikan mencegah penyebaran virus Covid-19," katanya.

Dalam menjalankan kebijakan ini, Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan Departemen Perhubungan di daerah. Langkah Kementerian Perhubungan ini disambut baik oleh daerah dengan mengeluarkan surat edaran.

Salah satunya adalah di DKI Jakarta, Dinas Perhubungan setempat telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Penularan Penyakit Virus Corona (Covid-19) tentang Transportasi Umum di DKI Jakarta dengan Jarak Sosial.

Surat edaran ini dimaksudkan untuk semua operator angkutan umum yang memiliki wilayah operasi di Ibukota untuk menerapkan jarak sosial, tanpa kecuali untuk mencegah penularan virus Covid-19.[Go/Res]

Leave a Reply