• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

Kebakaran di pom bensin Cipayung membuat mobil dipenuhi drum

GARDUOTO – Insiden kebakaran yang melanda SPBU 3413805 di Jl. Pagelarang, Cipayung, Jakarta Timur bercerita tentang mobil Daihatsu Grand Max yang ditinggalkan oleh pengemudi yang berisi sejumlah drum dan peralatan pompa yang ditemukan di dalam mobil.

Saat ini Polisi sedang mencari pengemudi mobil, untuk mengetahui isi isi dalam 5 drum. Konon drum kuat di mobil yang mengandung material yang bisa memicu kebakaran.

Manajer Operasi Pemasaran Wilayah III Hubungan Komunikasi & Manajer Unit CSR Dewi Sri Utami mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, sumber api diduga telah dimulai di dalam mobil karena terlihat kilatan meledak disertai api, ketika operator pompa bensin belum selesai mengisi bahan bakar di tangki kendaraan.

Kemudian api muncul dari bagian depan kendaraan dan pengemudi terlihat segera keluar dari mobil dan melarikan diri.

Sementara beberapa petugas keamanan SPBU mencoba memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan alat pemadam api beroda (APAB).

Tetapi api tidak padam, bahkan semakin besar ke bagian belakang mobil sampai akhirnya menyambar dispenser dan bangunan pompa bensin.

Api dimulai 30 menit kemudian dengan bantuan dari Pemadam Kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, tetapi kebakaran itu menyebabkan pompa bensin tidak beroperasi.

Sebagai alternatif, Pertamina menyarankan warga untuk sementara mengisi bahan bakar di pompa bensin terdekat, yaitu di SPBU 3413803 di Jalan Raya Ceger atau SPBU 3417410 di Jalan Hankam Kranggan, Bekasi.

SPBU terletak sekitar 4 hingga 6 KM dari SPBU di Jalan Pagelaran, Cipayung. Stok bahan bakar dipastikan aman dan tetap dalam pengawasan.

Dewi mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan saat mengisi bahan bakar. Diantaranya dengan mematikan mesin kendaraan saat pengisian. Pastikan juga nozzle pompa bensin telah dilepaskan ketika selesai diisi dan sebelum memulai kendaraan, tangki bahan bakar tertutup rapat.

"Selain memastikan tangki bahan bakar kendaraan adalah standar pabrikan dan tidak ada modifikasi atau tangki tambahan di dalam mobil," katanya.

Konsumen juga terus memprioritaskan aspek keamanan saat mengisi bahan bakar di pompa bensin, jangan menggunakan ponsel, jangan merokok di area pompa bensin.

Pertamina berharap bahwa polisi dapat menyelidiki kasus ini secara menyeluruh, sehingga dapat menjadi proses pembelajaran bagi semua pihak.[Go/Res]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top