• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Latest News

Jasa Marga Membutuhkan Pihak Lain untuk Mengelola Jalan Tol dan Tempat Istirahat – GAIKINDO

JAKARTA— Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengaku mendukung upaya pemerintah untuk mendorong pengelolaan jalan tol berkelanjutan. "Jalan tol menjadi jendela bangsa Indonesia, itu menjadi impian kami. Misalnya menanam tanaman lokal, kami sangat setuju," kata Desi dalam diskusi berjudul "Pengelolaan Jalan Tol Berkelanjutan" di auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, awal Agustus 2019 seperti dikutip Republika.

Namun Desi meminta pemerintah untuk benar-benar menyelesaikan standar dan aturan untuk mewujudkan pengelolaan jalan tol yang berkelanjutan. Sebab, kata Desi, keberadaan jalan tol harus bisa mengubah kebiasaan negatif pengendara yang masih sering ditemukan, baik di jalan raya maupun di tempat istirahat, seperti sampah sembarangan.

Desi menyampaikan bahwa bisnis jalan tol diprioritaskan di sisi jalan yang mulus. Desi mengatakan, pengelola jalan tol sangat membutuhkan bantuan kepolisian dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengatur lalu lintas agar tidak tersendat.

"Kendala kami dalam bisnis ini adalah investasi besar dan 10 hingga 15 tahun pertama jelas merupakan defisit arus kas. Kami tidak dapat melakukannya sendiri, tetapi kami membutuhkan bantuan dari orang lain, dari polisi ke kementerian terkait," kata Desi.

Desi mengatakan bahwa pengelola jalan tol dan area istirahat terus melakukan perbaikan, termasuk fasilitas toilet, di mana jumlah toilet wanita lebih banyak daripada toilet pria. "Yang agak berat adalah merombak rest area lama karena sudah ada kontrak dan sebagainya. Rest area baru relatif lebih mudah," kata Desi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top