Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah menetapkan tarif tarif untuk tiga jalan tol. Ketiganya merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa di wilayah Jawa Timur dan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur.

Pemberlakuan tarif baru ini ditentukan setelah operasi penuh sejumlah ruas atau ruas di tiga jalan tol. Tiga jalan tol yang dimaksud adalah Relokasi Porong-Gempol di segmen Porong-Kejapanan

Jalan Tol Surabaya-Gempol, Jalan Tol Ngawi-Kertosono Segmen Wilangan-Kertosono, dan Jalan Tol Gempol-Pasuruan ruas Pasuruan-Grati.

Jadi pada saat ini untuk jumlah TINDAKAN BERIKUT 1 JARAK BERIKUT, setiap segmen didasarkan pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 58 / KPTS / M / 2019, tarif untuk Relokasi Porong-Gempol di Jalan Tol Gempol Surabaya adalah Rp. 9.000 terdiri dari Seksi Porong-Kejapanan Rp. 6.000 dan Bagian Kejapanan-Gempol Rp. 3.000

Sementara berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 62 / KPTS / M / 2019, tarif untuk Jalan Tol Ngawi-Kertosono adalah Rp. 88.000 (Klitik-Kertosono). Selanjutnya, tarif untuk Jalan Tol Gempol-Pasuruan adalah Rp. 36.000 (Gempol JC-Grati).

Seluruh Keputusan Menteri yang mengatur tarif tarif untuk tiga ruas tol ditetapkan di Jakarta pada Senin (14/1) dan mulai berlaku mulai 21 Januari 2019 pukul 00.00 WIB. Tiga jalan tol dioperasikan dengan sistem transaksi tertutup.

Dengan diberlakukannya Tarif Trans Trans Jawa secara penuh, perhitungan total tarif untuk jarak terjauh Grup I adalah sebagai berikut:
• Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Semarang Rp. 334.500, –
• Merak-Jakarta (JORR-Jakarta-Cikampek) – Sekarang Rp. 397.500, –
• Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Surabaya (Kejapanan Utama) Rp. 660.500, –
• Merak-Jakarta (JORR-Jakarta-Cikampek) – Surabaya Rp. 723.500, –
• Jakarta (Jakarta-Cikampek) -Pasuruan (Grati) Rp. 712.500, –
• Merak-Jakarta (JORR-Jakarta-Cikampek) -Pasuruan (Grati) Rp. 775.500, –

Mekanisme pengoperasian jalan tol Trans Jawa dilakukan dengan membagi beberapa jalan tol Trans Jawa di area operasi cluster yang bertujuan untuk menjaga kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan, sebagai berikut:
– Cluster I: Jakarta-Cikampek dan Cikampek-Palimanan
– Cluster II: Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang dan Batang-Semarang
– Klaster III: Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Kertosono-Mojokerto dan Mojokerto-Surabaya
– Klaster IV: Segmen Surabaya-Gempol Porong-Gempol, Gempol-Pandaan dan Gempol-Pasuruan

Sebagai upaya meningkatkan layanan kepada pengguna jalan. Penerapan tarif baru jalan tol Trans Jawa disertai dengan potongan tarif 15% selama dua bulan ke depan. Potongan tarif tol diberikan kepada pengguna jalan tol dengan jarak terjauh dalam 1 Cluster di Cluster II, Cluster III, dan Cluster IV (penghalang ke penghalang).

"Diskon 15% diberikan oleh BUJT kepada pengguna jalan tol dengan jarak terjauh karena kami memprioritaskan konektivitas yang dibuat antara satu wilayah dengan daerah lainnya," jelas Pgs. General Manager Jasa Marga Surabaya Cabang Gempol, Bagus Cahya AB, pada konferensi pers yang berlangsung hari ini (19/01) di Surabaya.

Dengan kata lain, diskon 15% untuk Cluster II hanya berlaku untuk pengguna jalan yang memasuki Palimanan Toll Gate (GT) dan keluar di Kali Kangkung GT, dan sebaliknya.

Sedangkan untuk diskon 15% pada Cluster III hanya berlaku untuk pengguna jalan yang masuk GT Banyumanik dan keluar di GT Warugunung, dan sebaliknya. Dan akhirnya, tingkat diskon 15% pada Cluster IV hanya berlaku untuk pengguna jalan yang memasuki GT Kejapanan Utama dan keluar di GT Grati, dan sebaliknya.

"Untuk pengguna jalan yang masuk dan keluar selain dan dari gerbang tol yang telah disebutkan, tingkat diskonto 15% tidak berlaku," tambah Bagus.

Potongan harga ini tidak berlaku untuk Jalan Tol Merak-Jakarta, Jalan Tol Trans Jawa Cluster I, Jalan Tol Semarang ABC dan Jalan Tol Surabaya-Gempol (Dupak-Porong).

Diskon tarif tol juga berlaku khusus untuk pengguna jalan dengan saldo uang elektronik yang cukup, tidak berlaku untuk pengguna jalan dengan saldo uang elektronik yang kurang saldo dan juga tidak berlaku untuk uang elektronik yang tidak dapat dibaca.

Selain Jalan Tol Porong-Gempol, Jalan Tol Ngawi-Kertosono, dan Jalan Tol Gempol-Pasuruan, tarif tol juga diterapkan di tiga jalan tol lainnya di Jawa Tengah, yaitu Jalan Tol Pemalang-Batang, Jalan Tol Batang-Semarang, dan Jalan Tol Semarang-. Solo. Tiga jalan tol tersebut juga merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang baru saja diresmikan.[Go/Res]

Leave a Reply