Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA – Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) mengatakan hampir semua merek yang bermain di Indonesia sedang menunggu detail aturan mobil listrik dari pemerintah. Pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang terus menyusun peraturan tentang mobil ramah lingkungan yang disebut-sebut sebagai peraturan kendaraan emisi rendah karbon (LCEV). Peraturan ini dalam bentuk Peraturan Presiden akan mencakup rincian insentif pajak untuk mobil hibrida dan mobil listrik.

Meskipun aturan tentang mobil listrik belum turun, beberapa produsen telah menyatakan minatnya untuk meluncurkan mobil hybrid dengan memanfaatkan aturan ini. Namun Jongkie D Sugiarto (Ketua GAIKINDO) mengungkapkan bahwa hampir semua merek menunggunya.

"Hampir semua merek memiliki kendaraan rendah karbon. Sekarang ada orang yang berani mengatakan, ada orang yang menunggu tarif terlebih dahulu. Jika sudah diumumkan, mereka akan mengandalkan tidak dapat melakukannya," katanya seperti dikutip. oleh Mobil123.com setelah paparan proyeksi pasar 2019, baru-baru ini di Jakarta.

Pabrikan yang telah menyatakan siap meluncurkan mobil ramah lingkungan yang dipersenjatai dengan insentif pajak adalah Toyota, Nissan, Mitsubishi, Mercedes-Benz, BMW. Beberapa dari mereka bahkan menyebut model itu. Toyota menyiapkan hybrid C-HR, sedangkan juara Nissan adalah Note e-Power. Mitsubishi sudah cukup lama mengintip peluang untuk menghadirkan Outlander PHEV. Sementara Mercedes kemungkinan akan meluncurkan model EQ Power dari C-Class dan E-Class.

Pemerintah menginginkan merek yang memanfaatkan insentif mobil hibrida plus mobil listrik untuk merakit kendaraan ini di Indonesia dalam tiga hingga lima tahun sejak diluncurkan. Pemerintah telah menetapkan target kontribusi 20 persen dari mobil bahan bakar alternatif pada tahun 2025.

"Ini berarti 400 ribu unit jika penjualannya dua juta unit. Ini bukan target yang mudah kecuali tarif pajak diturunkan sehingga harganya terjangkau. Seperti di Malaysia. Mereka telah memberikannya sejak dua hingga tiga tahun lalu jika itu & # 39; tidak salah. Tarif diturunkan dan harganya bisa lebih murah daripada mesin pembakaran internal biasa, "katanya.

Menurut Jongkie, kehadiran mobil hibrida dan listrik penting bagi Indonesia karena dua alasan. Yang pertama adalah mengurangi impor bahan bakar minyak sebagai salah satu penyebab defisit neraca perdagangan. Yang kedua adalah mengurangi pencemaran lingkungan. "Kendaraan listrik hibrida plug-in ini (PHEC) hanya dapat mengkonsumsi satu liter untuk 75 kilometer. Jarak antara Jakarta – Bandung hanya membutuhkan tiga liter. Ini sangat ekonomis," kata Jongkie. (*)

Leave a Reply

Open chat
Halo Maxbro!!!
OTOMAX DISKON VELG MOBIL ???? BISA KREDIT LOH!
Ring 15 : Cuma 3.6Jt
Ring 16 : Cuma 4.3Jt
Ring 17 : Cuma 4.9Jt
Ring 18 : Cuma 5.9Jt

Sudah FREE ++
- Pemasangan
- Spooring
- Nitrogen
- Balancing
- Pentil
- Disc Baut Variasi
- Disc Centering

Kami menyediakan berbagai merk ban :
Pirelli | Yokohama | Michelin | Falken | Continental | Maxxis | Nangkang | Kumho
Accelera | Achilles | Bridgestone | Dunlop | GT Radial | Hankook | Kanati
_
Disini Promonya ?? :
https://linktr.ee/otomaxstore
_
*Jabodetabek | Home Credit
*Luar jabodetabek bisa pakai cicilan Marketplace (Kredivo, Akulaku Dll)
Periode Promo 01 Desember - 31 Desember 2020