Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA— Revisi peraturan harmonisasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil telah dikeluarkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019, tentang Barang Kena Pajak yang diklasifikasikan sebagai Barang Mewah dalam Bentuk Kendaraan Bermotor yang dikenakan PPnBM.

Peraturan yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2019 dan diberlakukan pada 16 Oktober 2019 akan berlaku dua tahun ke depan sejak berlakunya. Nantinya perhitungan PPnBM untuk kendaraan bermotor akan kembali mengacu pada bentuk kendaraan, tetapi lebih kepada jumlah emisi atau efisiensi bahan bakar.

Ketua Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO), Yohannes Nangoi, menyambut baik peraturan baru tersebut. "Kami tentu menyambut positif ini, artinya sesuai dengan apa yang kami diskusikan dengan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Gaikindo," kata Nangoi seperti dikutip oleh Kumparan, Jumat 25 Oktober 2019.

Implementasi PM dalam dua tahun ke depan akan menjadi pabrik sebagai periode transisi untuk meningkatkan kualitas mesin dan sistem pembuangan. "Jadi memang konsentrasi adalah untuk meningkatkan kualitas gas buang dan meningkatkan mesin." Selama dua tahun terakhir, mereka (produsen mobil) memiliki kesempatan untuk memperbaiki mesin sehingga gas buang masuk di bawah ambang batas, "Nangoi kata.

Dalam aturan ini, semua jenis mobil penumpang roda empat dengan kapasitas mesin di bawah 3.000 cc dan daya dukung di bawah 10 orang dikenakan PPnBM 15 persen. Syaratnya, konsumsi bahan bakarnya 15,5 kilometer per liter atau emisi karbon dioksida (CO2) di bawah 150 gram per kilometer.

Untuk mesin Diesel, kondisinya memiliki konsumsi bahan bakar 17,5 kilometer per liter atau emisi CO2 kurang dari 150 gram per kilometer. Jumlah PPnBM 20 persen jika mobil memiliki efisiensi 11,5 hingga 15,5 per liter atau tingkat CO2 antara 150 hingga 200 gram per kilometer. Jumlah yang sama juga berlaku untuk mesin Diesel jika konsumsi bahan bakar antara 13 hingga 17,5 kilometer per liter atau tingkat CO2 dari 150 hingga 200 gram per kilometer.

Selanjutnya, jumlah PPnBM adalah 25 persen jika mobil memiliki konsumsi bahan bakar 9,3 hingga 11,5 kilometer per liter atau tingkat CO2 antara 200 hingga 250 gram per kilometer. Untuk mesin Diesel, perhatikan efisiensi bahan bakar 10,5 hingga 13 kilometer per liter atau CO2 mulai dari 200 hingga 250 gram per kilometer. PPnBM adalah 40 persen jika mobil mencatat efisiensi kurang dari 9,3 kilometer per liter atau tingkat CO2 lebih dari 250 gram per kilometer. Sementara mesin Diesel mengkonsumsi kurang dari 10,5 kilometer per liter atau tingkat CO2 lebih dari 250 gram per kilometer.

Selanjutnya, untuk mobil dengan kapasitas 3.000 hingga 4.000 cc yang memiliki daya dukung maksimum 10 orang, berdasarkan Pasal 8 hingga 11, jumlah PPnBM berkisar antara 40 hingga 70 persen. Pihak lain juga menyebutkan jumlah PPnBM untuk kendaraan lain seperti pickup kabin ganda, mobil listrik, turunan dari mobil bermesin hibrida, Mobil Hijau Biaya Rendah (LCGC) atau Hemat Energi dan Kendaraan Bermotor Roda Empat (KBH2) yang Terjangkau kelompok kendaraan yang dirilis PPnBM. (*)

Leave a Reply

Open chat
Halo Maxbro!!!
OTOMAX DISKON VELG MOBIL ???? BISA KREDIT LOH!
Ring 15 : Cuma 3.6Jt
Ring 16 : Cuma 4.3Jt
Ring 17 : Cuma 4.9Jt
Ring 18 : Cuma 5.9Jt

Sudah FREE ++
- Pemasangan
- Spooring
- Nitrogen
- Balancing
- Pentil
- Disc Baut Variasi
- Disc Centering

Kami menyediakan berbagai merk ban :
Pirelli | Yokohama | Michelin | Falken | Continental | Maxxis | Nangkang | Kumho
Accelera | Achilles | Bridgestone | Dunlop | GT Radial | Hankook | Kanati
_
Disini Promonya ?? :
https://linktr.ee/otomaxstore
_
*Jabodetabek | Home Credit
*Luar jabodetabek bisa pakai cicilan Marketplace (Kredivo, Akulaku Dll)
Periode Promo 01 Desember - 31 Desember 2020