Jual Velg Mobil Murah

JAKARTA— Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) mengingatkan kebijakan uang muka 'efek samping' (uang muka, DP) nol persen untuk pembelian mobil dengan mencicil. Ketua GAIKINDO I Jongkie D Sugiharto mengatakan bahwa dampak negatif pertama dari kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan kredit macet (NPL) atau kredit macet di leasing (perusahaan pembiayaan) dan bank.

"Kami juga memiliki kekhawatiran seperti GAIKINDO bahwa jika ini terjadi, kredit macet akan meningkat di perusahaan-perusahaan ini, akibatnya banyak mobil disita (konsumen dirugikan). Mobil bekas," kata Jongkie seperti dikutip CNN Indonesia pada pertengahan Januari 2019.

Dia mengatakan kemudahan pembayaran nol persen untuk pembelian mobil adalah "racun" yang berpotensi mengganggu pasar mobil baru tahun ini yang ditargetkan mencapai 1,1 juta unit. "Meningkatkan pasar (mobil baru) ya. Tapi akibatnya, itu bisa mengganggu penjualan mobil baru," katanya.

Angsuran mobil bermotor dan sepeda motor tanpa uang muka terdapat dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35 / POJK.05 / 2018, 27 Desember 2018. Dalam peraturan itu juga dinyatakan kondisi bagi perusahaan pembiayaan yang dapat menerapkan nol persen turun pembayaran. Berdasarkan aturan ini, perusahaan pembiayaan yang memiliki rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing, NPF) bersih rendah atau sama dengan satu persen dapat menerapkan pembayaran uang muka untuk semua jenis, baik sepeda motor dan mobil, pada nol persen.

Namun demikian, Jongkie percaya bahwa ia percaya bahwa semua perusahaan pembiayaan harus berhati-hati dalam menanggapi penerbitan peraturan ini. "Di mana ada perusahaan leasing atau bank yang ingin bangkrut karena nol persen. Kami percaya perusahaan leasing tidak gegabah memberikan semua nol persen. Lihatlah penghasilannya dulu, bisa pasang atau tidak. Kalau tidak, DP akan seperti itu, "kata Jongkie.

Sementara itu Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebelumnya memperkirakan bahwa kebijakan angsuran kendaraan tanpa uang muka dapat meningkatkan NPL. NPL juga menyatakan bahwa YLKI dapat menghasilkan tingkat kemiskinan baru. "Karena menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pinjaman sepeda motor telah memicu kemiskinan, terutama rumah tangga miskin, karena banyak rumah tangga miskin terjebak dalam kredit buruk oleh sepeda motor mereka," kata Ketua YLKI Tulus Abadi. (*)

Leave a Reply