Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Banjir yang terjadi pada awal 2020 tampaknya menjadi kejutan bagi warga ibukota.

Meskipun sekarang air sudah mulai surut, warga harus tetap waspada karena menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan dan puncak curah hujan akan terjadi pada bulan Februari dan Maret .

Kondisi ini tentu saja merupakan peringatan dini bagi orang-orang yang tinggal di sekitar kawasan itu dan yang akan menyeberang jalan rentan terhadap banjir.

Komunikasi SVP, Acara, & Manajemen Layanan Asuransi Astra, L. Iwan Pranoto, menyarankan agar pengendara tetap berhati-hati ketika mencoba menyeberang jalan yang tergenang air.

Saat melintasi genangan air, tentu bisa menimbulkan masalah dengan kendaraan. Risiko paling umum adalah palu air mesin.

Engine water hammer atau hydrolocking adalah kondisi mesin mobil yang mati mendadak, alias pemogokan yang disebabkan oleh masuknya air ke ruang bakar melalui asupan udara.

Kondisi ini menyebabkan tekanan besar di ruang silinder oleh piston yang dapat menyebabkan penekukan stang piston, kerusakan pada cincin piston, dinding silinder, ke kepala silinder melengkung.

Saat melewati genangan, Anda harus memastikan ketinggian genangan setidaknya 30 cm di bawah air intake, sehingga aman dan tidak menyedot air.

Langkah selanjutnya adalah menginjak gas secukupnya dan tidak menggunakan putaran mesin yang tinggi sehingga air tidak masuk ke gas buang atau knalpot.

"Cara terbaik untuk menghindari palu air mesin ini adalah dengan menghindari genangan air. Jika Anda belum menyeberang, Anda harus segera berbalik dan melewati jalan lain. Jangan memaksakan diri apalagi sengaja menabrak genangan air. Jika sudah menabrak genangan air. Jika sudah menabrak, risikonya ada. akan lebih besar, "kata Iwan.

Selain mampu mengurangi kinerja mesin mobil, merujuk pada Kebijakan Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) Bab II pasal 3 ayat 4, kerusakan mesin yang disebabkan oleh kedua peristiwa juga merupakan jenis insiden yang dikecualikan.

Jadi itu tidak bisa diklaim; "Cakupan ini tidak menjamin kehilangan, kerusakan, dan atau biaya untuk Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga jika didorong secara paksa meskipun secara teknis kondisi kendaraan rusak atau tidak layak jalan."

Untuk itu, selalu perhatikan kondisi jalan yang akan Anda lalui. Selain itu, tingkatkan perlindungan kendaraan dengan memperluas jaminan di Garda Oto, produk asuransi mobil dari Asuransi Astra.

Melalui perluasan agunan, Anda dapat mengklaim kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam seperti banjir. Jika mobil Anda sudah terlindungi dengan perluasan perlindungan terhadap banjir, Anda tidak boleh menabrak banjir dan tidak menyalakan mobil yang sebelumnya terendam air.

Untuk pelanggan Garda Oto, jika mobil Anda banjir dan membutuhkan layanan darurat, Anda dapat segera menghubungi pusat panggilan Garda Access 24 jam di nomor 1500112 untuk mendapatkan penanganan gratis dari petugas Garda Siaga.[Go/Res]

Leave a Reply