• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: £0.00

Velg Mobil

Menempatkan Arah di Jakarta Melalui Jalur Mouse Yang Tegang

GARDUOTO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan bahwa mereka akan memperketat keamanan untuk mengantisipasi para pelancong yang kembali ke Jakarta.

Selain pemblokiran di 11 titik perbatasan Jakarta dengan Bogor, Tangerang dan Bekasi, penjagaan juga akan dilakukan di jalur tikus.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Senior Sambodo Purnomo Yugo mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa Polres terkait untuk melakukan isolasi di jalur tikus.

"Kalau jalan tikus dari Polres-Polres yang akan melakukan pemeriksaan. Mereka yang mengecek ya. Personil kami juga akan dibantu oleh Departemen Perhubungan dan Satpol PP Jakarta," kata Sambodo saat dihubungi Senin (5) / 25).

Sementara Jakarta Kadishub, Syafrin Liputo merasa yakin bahwa pelancong yang akan kembali ke Jakarta tidak bisa lagi melewati rute tikus.

Dia menyebutkan bahwa 11 titik pemblokiran yang akan dilakukan di wilayah perbatasan Jabodetabek akan mempersempit ruang bagi para mudik di jalur tikus.

"Tentu saja dengan pola sekarang ada 11 titik isolasi di batas wilayah administrasi Jabodetabek, ini tentu saja pola tidak akan ada lagi jalur tikus di sana ya. Sehingga tidak akan ada lagi pergerakan orang yang dikelompokkan," dia berkata.

Sebelumnya dilaporkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memblokir warga yang kembali ke Jakarta setelah Lebaran. Instalasi dilakukan di 11 titik perbatasan Jakarta dengan Bogor, Tangerang dan Bekasi.[Go/Res]

Rincian dari 11 poin pemblokiran adalah sebagai berikut:

Kabupaten Tangerang

1. Jalan Sheikh Nawawi
2. Gerbang Tol Cikupa
3. Jalan Serang
4. Jalan Raya Maja

Kabupaten Bogor

1. Jalan Jasinga
2. Jalan Ciawi-Cianjur
3. Jalan Ciawi-Sukabumi
4. Jalan Tanjung Sari

Kabupaten Bekasi

1. Jalan Raya Pantura (Kedung Waringin)
2. Jalur Inspeksi Kalimalang
3. Jalan Tol Cikarang Ruas Km 47 menuju Jakarta.

300 Titik Penyekatan Siap Cegah Arus Balik Lebaran

GARDUOTO – Pihak Kepolisian melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) bakal menyiapkan skema untuk menghalau arus balik mudik lebaran, bagi masyarakat yang bakal kembali dari halamannya.

Setidaknya akan ada 300 titik penyekatan dilakukan oleh Korps Lalu Lintas Polri.

“Sekitar 300-an ya dengan yang kecil-kecil. Kalau yang besar-besar kan ada 56 tetap kita pergunakan. Karena antar kabupaten sekarang kita pastikan kita aktifkan semua,” ujar Kabag Ops Korlantas Polri, Brigjen Benyamin, Senin 25 Mei 2020.

Benyamin melanjutkan, bahwa penyekatan tidak hanya dilakukan di ruas tol saja, namun juga di ruas non tol. Adapun penyekatan bakal dilakukan kepada kendaraan yang ingin masuk ke wilayah yang bukan dari tempatnya berasal.

“Misalnya kendaraan yang dari Jatim (Jawa Timur) dia mau masuk ke Jateng (Jawa Tengah) kita perintahkan untuk kembali ke Jatim lagi,” jelas Benyamin.

Oleh sebab itu, dia mengimbau agar masyarakat tak melakukan perjalanan keluar dari tempat dia berasal.

Polisi akan melakukan tindakan putar balik bagi mereka yang tak mempunyai surat keterangan.

“Kita akan putarbalikkan, kalau memaksakan diri resikonya akan ditanggung oleh para masyarakat sendiri, bisa terombang ambing karena setiap kabupaten akan disekat,” tandas Benyamin.[Go/Res]

Pengendalian Kendaraan Saat Lebaran Terus dilakukan

GARDUOTO – Sampai saat ini Pemerintah melalui berbagai elemen terus berupaya untuk memperketat pengawasan terhadap pengendalian transportasi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Pengawasan ini dilakukan baik yang keluar masuk maupun di dalam Jabodetabek, khususnya pada hari pertama Idul Fitri 1441 H dilaporkan berjalan dengan baik dan terkendali.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan tim gabungan di lapangan, dilaporkan pengendalian transportasi umum maupun kendaraan pribadi di Jabodetabek pada hari raya Idul Fitri dapat dikendalikan dengan baik,” demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati di Jakarta, Minggu (24/05).

Adita menjelaskan, semua perjalanan transportasi keluar masuk Jabodetabek baik itu lewat transportasi darat, laut, udara, kereta api, termasuk penyeberangan, semuanya dapat dikendalikan dengan baik.

Lalu, dipastikan transportasi yang beroperasi adalah transportasi yang mengangkut penumpang dengan kriteria dan syarat sesuai dengan ketentuan di SE Gugus Tugas serta transportasi barang/logistik.

Pemberlakuan protokol kesehatan diawasi dengan ketat di simpul transportasi, baik di prasarana (terminal, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara) maupun di dalam sarana transportasi.

Adita mengatakan, Pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan mudik, baik untuk keluar masuk Jabodetabek maupun antar kawasan Jabodetabek.

Hal ini penting dilakukan demi mencegah semakin menyebarnya Covid-19 di tengah suasana Idul Fitri yang biasanya menjadi momentum masyarakat untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga dan kerabat.

Untuk mengantisipasi hal itu, pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H tepatnya tanggal 24 dan 25 Mei 2020, sejumlah operasional angkutan umum di wilayah Jabodetabek sudah dibatasi.
Contohnya PT KCI membatasi perjalanan KRL dengan jam operasional mulai pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari dan kemudian dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari untuk seluruh lintas perjalanan.

Di luar waktu-waktu di luar jam operasional tersebut, stasiun akan ditutup.

Begitupun dengan jam operasional TransJakarta, pada hari Minggu, 24 Mei 2020, hanya pada pukul 10.00 s.d. 18.00 WIB. Sedangkan pada Lebaran hari kedua, Senin (25/5), TransJakarta akan beroperasi mulai pukul 06.00 sampai 18.00.

Sementara itu waktu operasional angkutan umum regular di Bodetabek (di luar DKI Jakarta) tetap sama seperti di awal penerapan PSBB yaitu pada pukul 05.00 wib sampai 19.00 WIB.

Penerapan protokol kesehatan berupa penerapan physical distancing dengan pengaturan tempat duduk tetap berlaku. Adapun jumlah penumpang kendaraan pribadi dan angkutan umum maksimal 50 % dari kapasitas penumpang, sedangkan untuk kereta api perkotaan (KRL) maksimal 35 %.

Sebelumnya Kemenhub melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) di Jabodetabek yang telah menyatakan akan turut mengantisipasi kegiatan mudik di wilayah Jabodetabek atau yang disebut mudik lokal.

“Tidak mudik bukan berarti tidak bisa bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Dengan memanfaatkan teknologi seperti Video Call, silaturahmi tetap dapat dilakukan tanpa harus bertemu fisik. Cara itulah yang paling tepat untuk dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19 ini untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus ke orang-orang yang kita sayangi,” tutup Adita.[Go/Res]

Sudah 465 Ribu Lebih Kendaraan Tinggalkan Jakarta Dari Segala Arah

GARDUOTO – Ternyata pada periode H-7 s.d H-1 Lebaran 2020 ini yang jatuh pada 17-23 Mei 2020. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 465.582 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Angka ini turun 62% dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019.

Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 39% dari arah Timur, 34% dari arah Barat dan 27% dari arah Selatan, dengan rincian sebagai berikut:

ARAH TIMUR

Lalin meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama.

Yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:

– GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 103.440 kendaraan, turun sebesar 81% dari Lebaran tahun 2019.
– GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 76.357 kendaraan, turun sebesar 64% dari Lebaran tahun 2019.

Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 179.797 kendaraan, turun sebesar 76% dari Lebaran tahun 2019.

ARAH BARAT

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 157.926 kendaraan, turun sebesar 42% dari Lebaran tahun 2019.

ARAH SELATAN

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 127.859 kendaraan, turun sebesar 33% dari Lebaran tahun 2019.

Untuk lalu lintas harian sejak H-7 s.d H-1 Lebaran 2020, Jasa Marga mencatat lalu lintas tertinggi untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari ketiga arah tersebut terjadi pada H-4 Lebaran tahun 2020, yaitu sebesar 92.668 kendaraan.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020.

Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah.[Go/Res]

Keinginan Mudik Tinggi, Apa Daya Tak Terwujud & Harus Putar Balik

GARDUOTO – Keinginan mudik yang masih sangat tinggi di masyarakat ternyata tidak sepenuhnya bisa terobati.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sujana, mengunjungi pos penyekatan arus mudik di gerbang tol (GT) Cikarang Barat langsung mendapat penjelasan dari Dirlantas Polda Metro Jaya, Sambodo.

Penjelasan tersebut adalah informasi mengenai pengamanan operasi ketupat 2020. Salah satu informasi yang disampaikan yakni mengenai jumlah pelanggaran selama 28 hari pelaksanaan operasi ketupat.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini tanpa terasa kita sudah memasuki hari ke-28 kita melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2020. Jadi perlu saya sampaikan bahwa terkait dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya di mana kita ada 18 penyekatan yang ada di wilayah hukum Polda Metro yaitu 2 di tol, 16 di arteri di luar tol,” ujar Nana di GT Tol Cikarang Barat, Jumat (22/05).

Dari 18 pos penyekatan itu, kata Nana, polisi telah mengeluarkan 70 ribu blanko teguran pelanggaran kepada pengendara. Selain itu, ada 25.691 kendaraan yang sudah diputar balikkan ke Jakarta selama Operasi Ketupat Jaya ini.

“Beberapa sanksi yang kami lakukan, teguran, memberikan blanko teguran yang disampaikan selama 28 hari itu sudah mencapai 70 ribu teguran. Kemudian juga kami sudah memutarbalikkan kendaraan yang mau mudik sebesar 25.691 kendaraan yang kita putar balikan bak di tol maupun di arteri,” katanya.

Nana mengatakan, dalam empat hari terakhir, sempat terjadi lonjakan kendaraan di GT Cikarang Barat, puncaknya itu terjadi pada Kamis malam bertepatan dengan libur Kenaikan Yesus Kristus.

Namun, Nana memastikan jumlah kendaraan pada Jumat malam hingga hari ini berangsur mengalami penurunan.

“Selama ini evaluasi 28 hari memang ada yang kami lakukan Operasi ketupat ini mulai 24 April sampai 21 Mei 2020, jadi evaluasi ada penurunan masyarakat yang akan melakukan mudik. Jadi secara grafik menurun. Tapi dalam beberapa hari terakhir, empat hari hari terakhir ini ada peningkatan jumlah masyarakat yang akan melakukan mudik,” katanya.

Nana mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik. Tujuannya semata untuk mencegah penularan COVID-19.[Go/Res]

Begini Cara Tepat Agar Logo Peugeot Anda Tetap Kinclong

GARDUOTO – Astra Peugeot tetap dekat dengan konsumen selama pandemi Covid-19 ini. Salah satunya dengan memberikan beberapa tips saat kondisi #Dirumahsaja untuk tetap beraktivitas.

Aktivitas car care menjadi pilihan. Tujuannya agar komponen di mobil tidak mudah karat atau korosi. Makanya sering dilakukan tiap 2 kali seminggu agar tampilan luar bodi mobil terlihat kinclong terus-menerus.

Salah satunya perawatan emblem atau logo yang berada di grill, buritan hingga senter lingkar kemudi. Membersihkan sisa noda pada bagian dalam celah logo atau emblem tulisan di bodi mobil. Maklum area ini kerap diabaikan sebagian pemilik kendaraan.

Jika diperhatikan, area ini banyak ditemukan kotoran, bahkan kerak dan jamur bersarang di celah logo tersebut. Kotoran macam itu biasanya muncul di mobil yang usia pakaianya lebih dari tiga tahun.

Cirinya emblem terkesan kusam lantaran sudah berlapis ragam noda. Namun tidak perlu khawatir, karena ada cara paling mudah untuk pembersihannya dan bisa dilakukan sendiri.
Siapkan saja produk All Purpose Cleaner yang memang diperuntukkan untuk produk otomotif.

“Produk All Purpose Cleaner banyak tersedia di toko perkakas maupun toko variasi dan pusat perawatan mobil. Pastikan tidak pakai obat usir kerak yang biasa dijual di toko kimia,” ujar Samsudin, National Technical Advisor Astra Peugeot.

Cairan pembersih yang tidak tepat biasanya mengandung unsur acid. Cairan iini dikhawatirkan akan merusak lapisan krom di logo dan emblem yang terbuat dari metal maupun plastik.
Selain itu, siapkan juga perangkat pendukung seperti cotton bud serta sikat gigi berbulu halus yang biasa dipakai untuk bayi.

Jika semua perlengkapan dan material cairan pembersih sudah siap, sobat Peugeot bisa langsung mulai dengan mengawali membersihkan area sekitar logo dengan air bersih.

Lalu semprotkan cairan pembersih secara merata dibagian logo yang akan dibersihkan. Bisa disemprotkan agak banyak jika kotoran dirasa terlalu tebal.

Untuk proses perontokkan kerak, bisa dimulai dengan menggosokan sikat gigi bayi agar permukaan bodi tidak mudah tergores. Lakukan secara perlahan dan jangan ditekan terlalu keras.

“Tapi jika masih ada kotoran yang melekat di celah kecil, barulah gunakan cotton bud dengan cara yang sama untuk menjangkaunya,” imbuh bapak yang berkantor di Jl. Yos Sudarso Kav. 24, Sunter II, Jakarta Utara.

Setelah terlihat agak bersih, proses berikutnya adalah membilas bekas kotoran dengan air bersih. Lakukan berulang hingga kerak dan jamurnya benar-benar hilang.

Dan jika masih punya waktu, trik ini juga bisa dilakukan pada grill atau part-part berlapis krom di mobil sobat Peugeot.[Go/Res]

Tol Melalui Lewat Lebaran tahun ini telah Menurun 61% dibandingkan Tahun Lalu

GARDUOTO – Masa mudik tahun ini memang sangat berbeda. Jasa Marga mencatat 430 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta dari arah Timur, Barat dan Selatan pada D-7 hingga D-2 pada Lebaran 2020 (Turun 61% Dibandingkan Periode Lebaran 2019).

Jakarta (23/05), Pada periode D-7 ke D-2 pada Lebaran 2020, yang jatuh pada 17-22 Mei 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 430.993 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, Barat dan Selatan.

Angka ini turun 61% dari lalu lintas (traffic) pada periode Lebaran 2019.

Distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah 39% dari timur, 34% dari barat dan 27% dari selatan, dengan perincian berikut:

ARAH TIMUR

Lalin meninggalkan Jakarta dari timur adalah kontribusi lalu lintas lain dari dua gerbang tol (GT) menggantikan GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan ke Jalan Tol Trans Jawa dan Kalihurip Utama GT untuk pengguna jalan ke Cipularang-Padaleunyi Jalan Tol dengan distribusi lalu lintas terperinci sebagai berikut:

– GT Cikampek Utama 1, dengan total 96.693 kendaraan, turun 80% dari Lebaran pada tahun 2019.
– GT Kalihurip Utama 1, dengan total 72.856 kendaraan, turun 61% dari Lebaran pada tahun 2019.

Total jumlah kendaraan yang menyeberang ke Timur adalah 169.549 kendaraan, turun 75% dari Lebaran pada tahun 2019.

ARAH BARAT

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari Barat melalui Jalan Tol GT Cikupa Merak-Tangerang adalah 146.276 kendaraan, turun 43% dari Lebaran pada tahun 2019.

ARAH SELATAN

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan / Lokal melalui Jalan Tol GT Ciawi Jagorawi adalah 115.168 kendaraan, turun 31% dari Lebaran pada tahun 2019.

Jasa Marga mendesak pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah transmisi Covid-19, dengan tidak pulang dan tidak piknik di Lebaran 2020.

Selain itu, batasi perjalanan dan jaga jarak, tinggalkan rumah hanya untuk keadaan darurat dan harus mengenakan topeng jika Anda harus pindah ke luar rumah.[Go/Res]

Suzuki Apresiasi Tenaga Medis Lewat Program Khusus Auto Value

GARDUOTO – Tidak terus bicara jual beli mobil bekas resmi Suzuki, Auto Value memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah berkontribusi besar berupa program gratis polish (salon mobil) sampai dengan 6 bulan.

Selain itu, hadir juga program Auto Value untuk semua pelanggan berupa voucher servis gratis sampai dengan Rp 1 juta.

Tambahannya gratis THR sebesar Rp500.000 dan tambahan e-Money Rp 500.000 apabila tukar tambah di diler Sejahtera Niaga Mobilindo sampai dengan Juni 2020.

“Menghadapi pandemi Covid-19 ini, peran para tenaga kesehatan sangat penting. Oleh karena itu, kami menghadirkan program khusus untuk pelanggan Suzuki yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, seperti dokter, perawat, apoteker, dan lainnya, yaitu gratis salon mobil hingga 6 bulan,” ungkap Hendro Kaligis, Business Development Head PT Suzuki Indomobil Sales.

Lanjutnya, program ini adalah apresiasi dan terima kasih kami untuk tenaga kesehatan karena telah berkontribusi besar melawan Covid-19 sebagai garda terdepan.

Selain salon mobil gratis untuk para tenaga kesehatan, Suzuki melalui Auto Value juga menghadirkan program untuk semua pelanggannya berupa gratis servis Rp1 juta sampai dengan Juni 2020. Selain itu, ada program gratis THR (berupa e-money) sampai dengan Rp 1 Juta.

THR Rp 500 ribu untuk setiap pembelian mobil dan tambahan THR Rp 500 ribu apabila tukar tambah dengan stok unit yang tersedia Suzuki Auto Value.

Untuk mendukung gerakan Suzuki Hygiene Commitment atau Komitmen Higienis Suzuki, Auto Value juga menerapkan standar tinggi pada kendaraan yang dijual, yaitu gratis fogging disinfektan.

Semua program tersebut berlaku di jaringan Auto Value Jakarta (Pulogadung & Gading Serpong), Semarang & Surabaya.

Untuk itu, meski #DiRumahAja, pelanggan tetap bisa mengakses penawaran program penjualan secara online, tukar tambah mobil Suzuki, mencari mobil bekas berkualitas, serta informasi lainnya melalui website Auto Value www.autovalue.co.id.

Tentunya, jika pelanggan menginginkan layanan tatap muka langsung akan disesuaikan dengan standar pencegahan Covid-19 dan Komitmen Higienis Suzuki.[Go/Res]

Berani Membuat Surat Jalan Palsu, Akhirnya Berakhir di Hotel Prodeo

GARDUOTO – Selalu ada perilaku orang untuk melakukan kejahatan. Salah satunya dengan memalsukan dokumen kesehatan dan surat jalan palsu di Badung, Bali, yang diamankan polisi.

Polisi berhasil menangkap ketiga pelaku dengan inisial AA, IK dan STM.

"Pada hari Rabu, 20 Mei 2020, sekitar pukul 00:30 waktu Indonesia Barat, sebuah kasus / dokumen pemalsuan dibuat atau surat palsu disebut dalam pasal 263 KUHP," kata Kepala Polisi Badung Ajun Komisaris Besar Roby Septiadi kepada wartawan pada hari Jumat (22/5).

Roby menjelaskan, pelaku ditangkap saat hendak bepergian dengan 19 penumpang. Dan setelah diperiksa, dokumen perjalanan dan dokumen kesehatan palsu dan tidak cocok dengan nama penumpang.

"Sebuah dokumen pemalsuan ditemukan dengan Jalan Mengwitani TKP dekat Covid-19 Pupam Ketupat Badung Polisi, ketika selama isolasi aliran mudik, menemukan kendaraan perjalanan DK W 7118 nomor polisi AS yang dikendarai oleh AA telah membawa 19 penumpang, yang membawa 19 penumpang. "Setelah memeriksa surat itu dalam bentuk sertifikat kesehatan dan sertifikat perjalanan, uang yang ditunjukkan oleh pengemudi tidak cocok dengan nomor dan nama penumpang," katanya.

Dia melanjutkan, para pelaku interogasi oleh tim Gakkum, dan dari interogasi yang dilakukan menemukan bahwa surat itu palsu. Insiden itu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke kantor polisi Badung terhadap perjalanan.

Pelaku menyamakan surat palsu dengan mencari melalui internet. Para pelaku menggunakan stempel Puskesmas dan PT Kreasi Sentosa Abadi untuk meyakinkan Penumpang.

Sedangkan pelaku mengakui bahwa ia telah membuat sertifikat kesehatan dan surat jalan, dibuat oleh pelaku sekitar 8 Mei 2020 di internet di daerah Sesetan dengan mencari contoh di internet, dan membuat segel puskesmas dan PT Kreasi Sentosa Abadi & Stempel untuk memastikan keaslian surat yang dibuat oleh para aktor ini.

"Pelaku telah berulang kali menggunakan surat-surat palsu untuk melewati penumpang agar lulus pemeriksaan petugas," kata Roby.[Go/Res]

1.000 Ustadz di Indonesia Dapatkan Bantuan dari FIFGROUP Dana Sosial Syariah

GARDUOTO – Selain membantu masyarakat luas yang terkena dampak korona, FIFGROUP juga memberikan bantuan kepada 1.000 Ustadz di seluruh Indonesia.

Adapun bantuan, paket makanan berasal dari FIFGROUP dana sosial syariah untuk meringankan beban dalam kondisi saat ini.

"Hingga saat ini FIFGROUP telah mendistribusikan program bantuan kepada komunitas yang terkena dampak Covid-mulai bulan April 2020, yaitu 75.510 paket makanan yang tersebar di 620 titik di seluruh Indonesia," kata Kepala Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan FIFGROUP, Yulian Warman, pada saat serah terima makanan simbolis di Masjid Menara FIF, Jakarta, Jumat (22/05).

Yulian menambahkan, jumlah itu terdiri dari 45.300 paket untuk masyarakat di sekitar kantor pusat dan cabang yang berasal dari dana sosial syariah FIFGROUP, serta 30.210 paket untuk karyawan dari dana Koperasi FIFGROUP.

Jumlahnya setara dengan Rp. 15.102 miliar yang terdiri dari dana sosial syariah sebesar Rp. 9,06 miliar untuk masyarakat di sekitar cabang dan kantor pusat dan Rp. 6,042 miliar dari Koperasi FIFGROUP untuk karyawan.

FIFGROUP memang telah memberikan banyak bantuan dan menyalurkan dana sosial syariah FIFGROUP dalam bentuk Personal Protection Equipment (PPE) senilai Rp 163,25 juta yang tersebar di 9 titik seperti Pusat Kesehatan Masyarakat Sentani Jayapura dengan harga Rp. 25 juta, Kecamatan Cilandak di Jakarta Selatan sebesar Rp. 15 juta dan programnya. Jurnalis Roaming Indonesia Rp. 25 juta.

Sementara itu, dana sosial syariah juga didistribusikan ke Parhuta Maujuna Simalungun Pematang Siantar sebesar Rp 10 juta. Relawan Jawa Barat Bijak Majalengka berjumlah Rp 25 juta, Puskesmas Wanasari Bekasi berjumlah Rp 11,25 juta.

Bantuan juga diberikan kepada Puskesmas Sekar Biru Bangka Barat sebesar Rp. 25 juta, Komunitas #BagiAsa dalam jumlah Rp. 20 juta, Kabupaten Jonggol Cileungsi sebesar Rp. 7 juta dan membagikan 301 hadiah Idul Fitri kepada masyarakat di sekitar FIFGROUP setara dengan Rp. 75,25 juta yang berasal dari dana sosial FIFGROUP syariah.

Yulian Warman menambahkan, melalui program ini kami ingin menyalurkan dana sosial Islam ke target yang tepat, yaitu dengan mendistribusikan 1.000 paket kebutuhan dasar sembilan setara dengan Rp 250 juta dalam bentuk 5 kg beras, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg , 2 kaleng susu kental manis, kornet 2 kaleng, 2 kaleng sarden, 8 bungkus mie instan dan kecap manis.

"Semoga paket makanan ini dapat membantu meringankan beban ulama yang terkena dampak Covid-19, karena kondisi ini memang berat dan kami masih berusaha mendisiplinkan diri dan berusaha keluar dari krisis ini dengan cepat," jelasnya.[Go/Res]

Scroll to top