Jual Velg Mobil Murah

GARDUOTO – Kebijakan nomor genap secara resmi dihapuskan selama dua minggu mulai hari ini, Senin (16/3). Namun, Direktorat Lalu Lintas Regional Metro Jaya menyatakan bahwa penerapan penegakan hukum lalu lintas elektronik (ETLE) masih berlaku di Jakarta.

Kepala Sub Direktorat Pengembangan Hukum dan Penegakan Hukum Kepolisian Daerah Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, bahkan aneh tidak ditegakkan selama dua minggu ke depan, dan setelah itu polisi tidak akan ditegakkan hari ini, Senin (3/3) 16) selama dua minggu ke depan.

"Setelah dua minggu kami akan mengevaluasi kembali dengan pihak terkait," kata Fahri kepada wartawan.

AKBP Fahri mengatakan, tindakan bagi pengendara yang melanggar pengukur tidak akan dilakukan. Namun, pelanggaran lain akan dilakukan, seperti pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm atau pengendara roda empat yang merusak jalur busway.

Penegakan akan dimaksimalkan menggunakan kamera ETLE atau tiket elektronik. Bahkan tidak menerapkan nomor ganjil pada hari kerja ini bukan tidak mungkin membuat kemacetan di Jakarta lebih buruk dari biasanya.

"Kami sudah menyiapkan langkah. Salah satunya adalah melakukan pengendalian lalu lintas dan rekayasa lalu lintas," katanya.

Untuk mengetahuinya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mengadopsi kebijakan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Gubernur DKI Anies Baswedan untuk sementara mengangkat kebijakan nomor genap ganjil untuk kendaraan pribadi di Ibu Kota.

Anies mengatakan ini agar masyarakat tidak banyak menggunakan transportasi umum. Ini karena dikhawatirkan penularan Corona terjadi di angkutan umum.[Go/Res]

Leave a Reply