Bulan: Desember 2018

Ini adalah 6 pembalap yang meninggalkan MotoGP 2019

GARDUOTO – Mungkin bagi beberapa pembalap MotoGP, mereka sedang bersiap menghadapi musim 2019 mendatang. Namun berbeda dengan 6 pebalap yang harus tersingkir di ajang balap motor bergengsi ini.

Siapa mereka yang merupakan pembalap yang pastinya tidak akan kembali berlaga di MotoGP. Pertama adalah pembalap Honda Dani Pedrosa karena dia memilih untuk mengakhiri masa pensiunnya.

Pembalap lain adalah Bradley Smith. Pembalap KTM ini pasti akan ambil bagian dalam lomba sepeda motor listrik MotoE. Sejalan dengan Smith, Xavier Simeon juga akan bersaing dalam balap motor listrik.

Thomas Luthi juga termasuk dalam 6 pembalap yang tidak lagi berkompetisi di MotoGP. Luthi sepertinya tidak bisa berbuat banyak di MotoGP, karena dia tidak mendapatkan nomor sama sekali.

Pembalap lain adalah Alvaro Bautista yang lebih suka balapan di World Superbike. Dia bergabung dengan Ducati.

Akhirnya ada Scott Redding. Kariernya di tim Aprilia sangat singkat. Karena tim Italia lebih memilih Andrea Iannone.[Go/Res]

Bridgestone Indonesia Membantu Pembangunan Rumah Perlindungan Yayasan Kanker Indonesia

GARDUOTO – PT. Bridgestone Tire Indonesia (BSIN), memberikan donasi dalam bentuk dana sebesar Rp150 juta kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI), untuk pengembangan tempat penampungan yang dikelola oleh YKI.

Bantuan tersebut segera diserahkan oleh Yuichi Asaoka, Direktur Penjualan & Pemasaran BSIN kepada Prof. DR. Aru W. Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASIM, FACP, sebagai Ketua Umum YKI di Jakarta pada 18 Desember 2018.

"Donasi ini adalah bagian dari komitmen global CSR Bridgestone 'Cara kami untuk melayani' untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat luas." Bantuan yang kami berikan juga merupakan kontribusi karyawan Bridgestone Indonesia melalui program Tantangan Langkah BS-Fit, di mana hasil yang kami peroleh dikonversi menjadi donasi ini, "kata Yuichi Asaoka.

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dipilih oleh Bridgestone Indonesia, karena kredibilitasnya dalam pencegahan kanker dengan mengorganisir kegiatan di bidang promotif, preventif, dan suportif.

YKI memiliki rumah singgah yang digunakan sebagai tempat menginap bagi pasien kanker, yang berasal dari luar Jakarta dan sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta, karena fasilitas medis yang tidak terletak di daerah tempat mereka tinggal.

Sumbangan akan dikonversi, dalam bentuk berbagai barang yang dibutuhkan oleh Rumah Hunian.

BSIN akan selalu memberikan yang terbaik untuk berkontribusi kepada masyarakat sesuai dengan misi Bridgestone Group: ‘Melayani Masyarakat dengan Kualitas Unggul.[Go]

GAIKINDO Targetkan Penjualan Mobil 1,1 Juta Unit pada 2019 – GAIKINDO

JAKARTA – Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) menargetkan penjualan mobil sebesar 1,1 juta unit pada 2019. Targetnya masih sama dengan 2018. Menurut Ketua GAIKINDIO I Jongki Sugiarto, tidak ada peningkatan target karena masih mempertimbangkan banyak pengaruh dalam perekonomian Indonesia. Itu dimulai dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cenderung stagnan dan suku bunga acuan yang naik berisiko.

Menurutnya, suku bunga acuan sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya penjualan mobil, karena 70 persen pembelian mobil Indonesia dilakukan melalui kredit. "Jadi, jika bunga naik, angsuran juga akan meningkat, orang tidak akan bisa membeli. Dengan begitu penjualan akan turun," kata Jongki di Jakarta, seperti dikutip oleh Kontan, Senin, 3 Desember 2018.

Ia mengatakan, penjualan mobil hingga November 2018 telah mencapai 960.000 unit dari target 1,1 juta unit. Dengan begitu, masih ada 140 ribu unit lagi yang harus dijual hingga akhir 2018. Primadona di pasar mobil saat ini adalah mobil dengan harga hingga Rp 200 juta. Biasanya, pemain di kelas ini adalah kendaraan serba guna (MVP).

Jongki mengklaim, penjualan mobil kelas mencapai 60 persen dari total penjualan. Ini sejalan dengan peningkatan penjualan mobil MPV sebesar empat persen pada 2018. Menurut Jongki, pasar mobil di Indonesia masih bisa meningkat sangat besar, karena kepemilikan mobil di Indonesia hanya 87 per 1.000 orang.

Dia membandingkan Indonesia dengan Malaysia dan Thailand yang kepemilikan mobilnya mencapai 450 dan 120 mobil per 1.000 orang. "Jadi, jika kita hanya melihat 87, potensi untuk perbaikan masih sangat besar," katanya. (*)

Menteri Perhubungan: Liburan Natal Tahun Ini Tidak Memiliki Masalah Kemacetan

GARDUOTO – Liburan Natal telah berlalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghargai kelancaran lalu lintas. Hal itu terungkap saat mengunjungi dua tempat istirahat di jaringan Jalan Tol Trans Jawa, Sabtu (29/12).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi, Presiden Direktur PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani, dan Direktur Operasi Jasa Marga Mohammad Sofyan juga mendampingi Menteri Budi Karya selama kunjungan ke dua tempat istirahat yang berlokasi di Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah.

Dua area istirahat adalah Area Istirahat 207A dari Jalan Tol Palikanci dan Area Rest 391A dari Jalan Tol Batang-Semarang. Keduanya dikelola oleh kelompok bisnis Jasa Marga, yaitu PT Jasamarga Properti.

"Satu kebahagiaan yang saya alami adalah tidak ada masalah lalu lintas. Tidak ada lalu lintas pada hari libur ini. Jalan Tol Jakarta-Surabaya ini memberikan solusi, sangat membantu," kata Budi.

Dia melanjutkan, dengan waktu tempuh yang lebih pendek, misalnya Jakarta-Semarang, yang sudah delapan jam, mungkin sekarang hanya lima jam. Jakarta-Solo yang 10 jam lalu, mungkin enam hingga tujuh jam sekarang.

"Untuk lalu lintas di tahun baru mungkin tidak setinggi selama liburan Idul Fitri. Paling baik kita kontra aliran. Puncaknya pada 21 Desember kemarin. Itu untuk Natal tahun lalu, (perbandingan) naik 30%. Untuk normal hari dengan puncak kemarin, (naik) sekitar 60%, "kata Budi.

Puncak lalu lintas selama liburan Natal baru-baru ini, Budi Karya mengakui, ditangani dengan baik. Tidak lupa, ia menyarankan pengguna jalan kemungkinan kondisi lalu lintas selama liburan Tahun Baru 2019.

"Aliran balik mungkin akan pada 2 Januari 2019. Jadi, saya sarankan bagian dari memutar 29 atau 30 Desember, sambil makan (di area istirahat)," perintahnya.[Go/Res]

Toyota Avanza Menyediakan Fitur Hiburan saat dalam perjalanan

GARDUOTO – Banyak konsumen memilih kendaraan selain bahan bakar bantuan dan ekonomis. Tetapi ada juga yang memilih kendaraan dengan fitur-fitur menyenangkan seperti sistem hiburan.

Jadi mobil apa yang memiliki fitur lengkap? Jawabannya adalah Toyota Avanza. Kendaraan serba guna rendah (MPV) ini telah menyematkan fitur hiburan yang cukup lengkap.

Inside the Avanza adalah Advanced Audio System yang mengusung layar sentuh 6,1 inci lengkap dengan CD, DVD, AM / FM, USB, fitur AUX dan Bluetooth serta slot iPod.

Ini dirasakan oleh Julius Manalu, seorang karyawan perusahaan swasta, yang menyatakan bahwa ia cukup terhibur oleh fitur hiburan Avanza.

"Keluarga kami sangat suka mendengarkan musik. Sekarang suara default Avanza sangat bagus. Jadi jika kita semua pergi ke keluarga kita bisa bernyanyi bersama," katanya.

Kelebihan lainnya adalah sistem hiburan layar sentuh. Selain mempercantik tampilan juga memudahkan pengemudi untuk mengganti saluran atau fitur lainnya hanya dengan satu sentuhan.

Avanza juga menyediakan semua port penting termasuk AUX dan USB, dan soket 12V baru.[Go/Res]

Pasokan BBM untuk Operasi BPBD Lampung tentu aman

GARDUOTO – Hari ke 7 setelah tsunami di wilayah Lampung Selatan. Proses evakuasi dan penanganan di daerah yang terkena dampak masih dilakukan oleh berbagai pihak yang dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan.

Ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi dalam proses. Pertamina juga mendukung dengan menyiapkan bahan bakar jenis Solar dan Pertalite ke BPBD Lampung Selatan.
"Bahan bakar ini digunakan untuk proses evakuasi serta pencegahan tsunami operasional," jelas Manajer Komunikasi & CSR Wilayah Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf.

Kamis malam (27/12) Pertamina telah mendistribusikan 1.000 Liter Solar dan 200 Liter Pertalite ke BPBD Lampung Selatan yang difasilitasi oleh Polisi dan TNI. Untuk jumlah yang dibagikan, ini juga telah disesuaikan dengan kebutuhan yang dibutuhkan.

"Yang paling banyak digunakan adalah Solar untuk kapal sebagai sarana evakuasi, dan untuk Pertalite itu digunakan untuk penerangan generator." Untuk persiapan bantuan BBM, jumlahnya akan disesuaikan lagi dengan kebutuhan tim di lapangan, " kata Rifky.

Rifky menambahkan, untuk kebutuhan bahan bakarnya sendiri, Pertamina akan siap mendukungnya hingga masa tanggap darurat di Lampung Selatan berakhir. Sebelumnya, Pertamina juga mendistribusikan 200 liter Premium untuk didistribusikan di Pulau Legundi.

Selain itu dukungan operasional seperti BBM. Pertamina juga telah mendistribusikan LPG untuk setidaknya tiga (3) dapur umum, di kamp pengungsian Kantor Gubernur.

Pos Peduli BUMN di Kalianda, dan di Pulau Legundi. Bantuan dalam bentuk kebutuhan dasar dan kebutuhan dasar sebagai upaya bantuan pasca bencana juga telah disalurkan di pos-pos ini.[Go/Res]

Ambles Slope pada Tol Salatiga Kartasura Diperbaiki

GARDUOTO – Setelah tiga kali tanah longsor di Jalan Tol Salatiga-Kartasura, akhirnya diperbaiki. PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), sebagai anak perusahaan dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Memastikan bahwa lereng terkikis oleh air pada KM 489 + 500 A Salatiga menuju Kartasura telah kembali normal.

Sebelumnya, Rabu (26/12), pembulatan pundak jalan di Jalan Tol Salatiga-Kartasura terkikis karena saluran drainase jalan tol yang tidak lengkap dan kurangnya pertumbuhan rumput di lereng.

Akibatnya, saat hujan, air mengalir langsung menuju pembulatan bahu jalan yang menyebabkan kerusakan sekitar 20 meter.

Pengerjaan dan perbaikan dilakukan dengan memotong bagian selokan yang terkikis. Pemasangan dinding penahan setinggi 2 meter.

Selanjutnya, akumulasi bedak menggunakan bahan berbutir dilakukan dengan pelapisan dan dipadatkan menggunakan baby roller. Pemasangan pagar pembatas dan reflektor.

Dia lebih lanjut melakukan perbaikan saluran resapan air permukaan. Penanaman rumput jok dan pembersihan area kerja.

PT JSN memastikan bahwa perbaikan ini sesuai dengan prosedur kerja dalam penanganan dan spesifikasi teknis jalan tol.[Go/Res]

Nissan Membuat Program Khusus untuk Konsumen untuk Korban Tsunami

GARDUOTO – Nissan Indonesia membuat program khusus untuk para korban tsunami di Selat Sunda pada 22 Desember.

Program ini berlaku untuk korban yang memiliki kendaraan Nissan dan Datsun. "Kami memberikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban. Dari bencana alam tsunami yang melanda wilayah Banten dan Lampung Selatan," kata Troy Pantouw, Wakil Direktur Komunikasi, PT. Nissan Motor Indonesia.

Dia menambahkan bahwa kami berharap program layanan purna jual khusus ini dapat membantu meringankan beban pelanggan kami.

Nissan menawarkan program layanan khusus melalui diskon 20% untuk Nissan Genuine Part, diskon 30% untuk Nissan Genuine Oil, dan diskon 25% untuk biaya layanan dan layanan perbaikan cat & tubuh.

Diskon berlaku untuk pelanggan yang terkena dampak tsunami di wilayah Banten dan Lampung dari 27 Desember 2018 hingga 31 Januari 2019 (syarat dan ketentuan berlaku).

Program ini hanya untuk pelanggan yang tidak ditanggung oleh asuransi kendaraan. Pelanggan dapat mengunjungi dealer Labuhan Ratu Nissan-Datsun di Lampung, Nissan-Datsun Jatake dan Cimone di Tangerang.

Pelanggan dapat menghubungi layanan Nicole di 14023 dan Tanya Datsun di 1500023 untuk informasi lebih lanjut.[Go/Res]

Proyek Tol Japek Selatan Siap Dipercepat, Setelah Mendapatkan Suntikan Dana

GARDUOTO – Pembangunan Jalan Tol Jakarta Selatan Cikampek II menerima dana talangan sebesar Rp. 4.162.500.000.000. Dengan begitu, PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), grup bisnis PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyelesaikan solusinya.

Penandatanganan fasilitas dana talangan sindikasi berlangsung di Ruang Transformasi Kantor Pusat PT Persero (Persero) Tbk Jakarta pada Jumat (28/12).

Langsung dilakukan oleh Presiden Direktur PT Jasamarga Japek Selatan Dedi Krisnariawan Sunoto. Dengan kreditor sindikasi yang terdiri dari 3 bank, Yusak Silalahi Senior Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Yuli Melati, Direktur Eksekutif PT Bank Central Asia Tbk dan Litasari, Kepala Grup Pgs, Kepala Unit PT Bank Negara Indonesia Tbk, yang masing-masing memberikan dana talangan sebesar Rp 1.387.500.000.000

Turut menyaksikan penandatanganan termasuk Viktor Nazarenko Mahandre Asisten Wakil Presiden Pengembangan Investasi Jalan Tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dan Kristiawan Rachmad Direktur Utama PT Wiranusantara Bumi sebagai Pemegang Saham PT JJS. Hadir pula oleh Reza Febriano sebagai Komisaris Utama PT JJS dan Komisaris Marijanto PT JJS.

Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan terdiri dari 3 (tiga paket) untuk sekitar 62 KM dari Jati Asih ke Ke Sadang dengan rincian Paket 1 (00 + 00 – Sta 9 + 300) sepanjang 9,3 Km. Paket 2 (Sta 9 + 300 – Sta 34 + 150) sepanjang 24,85 Km dan Paket 3 (Sta 34 + 150 – Sta 62 + 00) sepanjang 27,85 Km.

Tahapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi oleh PT JJS akan dimulai dari Paket 3. Mengingat kondisi tanah yang bukan perumahan sehingga proses pembebasan lahan bisa lebih cepat. Serta lokasi tanah di bawah kendali Jasa Marga dari Sadang Interchange dan lokasi tanah sekitar 10,5 Km milik Perum Perhutani.

Lebih lanjut Dedi menyampaikan apresiasinya atas dukungan perbankan dalam mendanai Dana Talangan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. "Kami berharap dengan dukungan dana ini, proyek jalan tol 62 Km dapat diselesaikan sesuai rencana," kata Dedi.

Nantinya, jalan tol ini berfungsi mengurangi kepadatan panjang di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan adalah rute alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek dan Bandung.

Jalan tol ini juga dapat mendukung distribusi barang dan jasa, baik ke dan dari Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah ke Jawa Timur.[Go/Res]

Data Ini Yang Menunjukkan Grab Lebih Aman Sejak Satu Tahun Diluncurkan

GARDUOTO – Grab berupaya membantu mitra pengemudi untuk memahami bagaimana mereka mengemudi dengan lebih baik, untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi pengemudi dan mitra pelanggan.

Dengan mengumpulkan data GPS, giroskop, dan akselerometer dari aplikasi Grab, kami dapat menyajikan laporan telematika mingguan kami kepada mitra pengemudi kami tentang pola mengemudi mereka, termasuk kecepatan, akselerasi dan pengereman sehingga mereka tahu apa yang perlu ditingkatkan.

Mengemudi yang lebih baik telah meningkat secara signifikan, sejak peluncuran telematika pada Maret 2017.

Pada Juli 2017, perilaku mengemudi rata-rata dengan kecepatan di atas rata-rata (melaju) adalah 0,7 per 100 kilometer, pada Juli 2018, jumlah itu turun 64%.

Perilaku mengemudi dengan laju pengereman dan percepatan mendadak per kilometer telah menurun masing-masing sebesar 23% dan 50% dari 2017 hingga 2018.

Pengereman dan akselerasi mendadak adalah pengalaman yang tidak menyenangkan bagi penumpang.

Perilaku ini juga terkait erat dengan perilaku mengemudi yang tidak aman, seperti mengemudi terlalu dekat di belakang kendaraan lain, mengemudi agresif dan kehilangan fokus di jalan.

Di sisi lain, ketika pengemudi menginjak rem atau menginjak gas lebih sering dari yang dibutuhkan, mereka akhirnya membuang lebih banyak bahan bakar dan merusak rem dan tapak ban.

Dikenal dengan julukan "sindrom kaki memimpin", perilaku mengemudi ini juga terbukti kurang ramah lingkungan karena mengeluarkan gas yang lebih berbahaya dan juga mencemari lingkungan.

"Mitra pengemudi kami melihat laporan telematika ini sebagai salah satu alat praktis yang membantu mereka menjadi pengemudi yang lebih baik." Mereka merasakan manfaat langsung ketika mereka dapat menghemat uang dengan mengemudi lebih efisien, yang dapat menghemat bahan bakar mereka, "kata Nicholas Chng, Kepala Keselamatan dan Keamanan Grab.

Dengan melacak data telematika dan mengamati pola mengemudi, kami juga lebih mampu memberikan pelatihan proaktif kepada mitra pengemudi jika diperlukan.

Laporan telematika ini adalah bagian dari Peta Jalan Teknologi Safer Travel & # 39; inisiatif, yang meliputi pengukuran spesifik dengan tujuan mengubah kebiasaan mengemudi dari mitra pengemudi.

Contohnya adalah memantau tingkat kelelahan mitra pengemudi, untuk mendorong perubahan perilaku jangka panjang.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 25% dari total kecelakaan lalu lintas fatal di dunia terjadi di Asia Tenggara (menurut WHO termasuk Indonesia, Myanmar dan Thailand). Sementara itu, wilayah Pasifik Barat (termasuk Malaysia, Singapura, Filipina, Kamboja, dan Vietnam) memiliki jumlah kematian fatal tertinggi akibat kecelakaan lalu lintas di dunia.

Namun, angka kematian akibat kecelakaan sangat bervariasi di berbagai kawasan ASEAN. Misalnya, angka kematian per 100.000 dari total populasi di Malaysia dan Thailand tercatat lima kali lebih tinggi daripada di Singapura.

Sementara di Indonesia, ada 28.297 kematian akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2014 yang merupakan faktor yang menyebabkan hilangnya 3 persen dari PDB.

Merujuk pada fakta ini, kami telah bermitra dengan sejumlah lembaga pemerintah di Asia Tenggara, untuk mengembangkan berbagai program yang bertujuan mengatasi masalah keselamatan mereka.

"Berbagai inisiatif yang bertujuan untuk mengubah perilaku manusia seperti laporan saat ini tentang telematika telah mulai membuahkan hasil. Meskipun jarak yang ditempuh oleh pengemudi Grab di Indonesia tahun ini telah dua kali lipat dari tahun lalu, tetapi jumlah rata-rata kecelakaan akibat ngebut telah menurun. 76%. Ini adalah peningkatan terbesar di wilayah ini. Sementara itu, jumlah rata-rata perilaku injakan dan pengereman per kilometer juga masing-masing turun 51% dan 25%, "tambah Nicholas.

"Penggunaan data telematika dari ponsel pintar masih baru, jadi kami harus membuat algoritma untuk mengukur indikator perilaku mengemudi yang tidak aman dari nol,".

Pertama, Grab membuat daftar statistik deskriptif atau "fitur" yang dianggap mengindikasikan perilaku berkendara yang berbahaya.

Misalnya, mengemudi pada kecepatan tertentu di atas batas nasional dapat dianggap sebagai perilaku ngebut sehingga dapat dikategorikan tidak aman.

Menggunakan pembelajaran model, fitur-fitur hipotesis ini kemudian dapat divalidasi menggunakan data dari serangkaian perjalanan yang dilaporkan oleh penumpang, sebagai perilaku mengemudi yang berbahaya (yang juga telah dikonfirmasi sebagai berbahaya setelah penyelidikan oleh Grab).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua fitur dapat dengan jelas menunjukkan perilaku berkendara yang tidak aman.

Dengan hadirnya algoritma ini, Grab kini dapat secara efisien memproses data GPS dalam jumlah sangat besar dari mitra driver kami.

"Ini kedengarannya seperti sesuatu yang umum, tetapi hasil penyelidikan kami menunjukkan bahwa penumpang menginginkan dan menghargai upaya kami untuk membawa perjalanan dengan perilaku berkendara yang aman. Perjalanan yang dipantau oleh model keamanan telematika kami sebagai perjalanan yang aman, secara signifikan mendapatkan peringkat lebih tinggi daripada perjalanan "Itu dipantau sebagai tidak aman. Perjalanan yang aman memiliki peristiwa pengereman dan akselerasi tiba-tiba dan perilaku ngebut yang lebih sedikit," jelas Nicholas. [Go]

Scroll to top